Penerapan Green Procurement dan Keberlanjutan Lingkungan dalam Tata Kelola Logistik Kantor Bank
Penerapan Green Procurement dan Keberlanjutan Lingkungan dalam Tata Kelola Logistik Kantor Bank
Description
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) mendorong industri perbankan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam seluruh aktivitas operasional, termasuk pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan logistik kantor. Konsep Green Procurement menjadi pendekatan strategis untuk memastikan setiap proses pengadaan mempertimbangkan dampak lingkungan, efisiensi penggunaan sumber daya, kepatuhan terhadap regulasi, serta prinsip tata kelola yang baik. Selain mendukung pencapaian target keberlanjutan perusahaan, penerapan green procurement juga meningkatkan efisiensi biaya jangka panjang, memperkuat manajemen risiko rantai pasok, dan meningkatkan reputasi bank sebagai institusi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pelatihan ini membahas strategi, kebijakan, serta praktik implementasi Green Procurement dalam tata kelola logistik perbankan yang modern dan berkelanjutan.
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep Green Procurement dan penerapannya dalam operasional perbankan.
- Mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan ke dalam proses pengadaan barang dan jasa.
- Mengelola logistik kantor secara efisien dengan memperhatikan prinsip ESG.
- Mengidentifikasi dan memitigasi risiko lingkungan dalam rantai pasok dan pengadaan.
- Menyusun roadmap implementasi Green Procurement untuk mendukung tata kelola logistik yang berkelanjutan.
Course outline
1. Konsep Green Procurement dan ESG dalam Operasional Perbankan
- Prinsip Green Procurement dan pengadaan berkelanjutan.
- Penerapan ESG pada fungsi logistik dan pengadaan.
- Manfaat strategis Green Procurement bagi bank.
2. Kebijakan dan Tata Kelola Pengadaan Berkelanjutan
- Penyusunan kebijakan Green Procurement.
- Integrasi aspek lingkungan dalam proses pengadaan.
- Peran unit pengadaan dan logistik dalam mendukung keberlanjutan.
3. Pengelolaan Vendor dan Rantai Pasok Berkelanjutan
- Seleksi dan evaluasi vendor berdasarkan kriteria ESG.
- Sustainable supply chain management.
- Monitoring kepatuhan vendor terhadap standar lingkungan.
4. Efisiensi Pengelolaan Logistik Kantor
- Pengelolaan persediaan dan distribusi yang ramah lingkungan.
- Pengurangan limbah, penggunaan energi, dan efisiensi sumber daya.
- Pengelolaan aset dan siklus hidup barang secara berkelanjutan.
5. Digitalisasi Pengadaan dan Logistik
- E-procurement dan paperless procurement.
- Pemanfaatan data analytics untuk efisiensi pengadaan.
- Dashboard monitoring kinerja logistik dan keberlanjutan.
6. Manajemen Risiko dan Kepatuhan dalam Green Procurement
- Identifikasi risiko lingkungan pada pengadaan.
- Pengendalian risiko rantai pasok.
- Kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan keberlanjutan.
7. Pengukuran Kinerja Green Procurement
- Penyusunan Key Performance Indicators (KPI) pengadaan berkelanjutan.
- Pengukuran efisiensi biaya dan dampak lingkungan.
- Evaluasi kinerja vendor dan continuous improvement.
8. Studi Kasus dan Penyusunan Action Plan
- Studi kasus implementasi Green Procurement di sektor jasa keuangan.
- Analisis peluang peningkatan efisiensi logistik kantor.
- Penyusunan roadmap implementasi Green Procurement dan rencana tindak lanjut di unit kerja.
Participants
- General Affair
- Procurement
- Purchasing
- Vendor Management
- Facility Management
- Logistic Management
- Office Management
- Operational Support
- Asset Management
- Building Management
- Sustainability
- ESG
- Green Finance
- Environmental Management
- HSE
- Corporate Secretary
- Corporate Governance
- Risk Management
- Operational Risk Management
- Compliance
- Internal Audit
- Legal
- Strategic Planning
- Perencanaan & Pengembangan Bisnis
- Supply Chain Management
- Digital Procurement
- Information Technology
- Business Continuity Management
- Project Management Office (PMO)
- Branch Management
- Branch Operations
- Seluruh Unit Bisnis dan Pendukung
- Direksi
- Komisaris
- Komite Keberlanjutan
- Komite Manajemen Risiko
- Komite Pengadaan
- Satuan Kerja General Affair
- Satuan Kerja Pengadaan
- Satuan Kerja Manajemen Risiko
- Satuan Kerja Kepatuhan
- Satuan Kerja Audit Intern
- Unit Sustainability & ESG
- Unit Pengelolaan Vendor dan Mitra Kerja
- Unit Pengelolaan Aset dan Fasilitas Bank
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)