Audit Investigatif & Akuntansi Forensik: Teknik SKAI Mengungkap Fraud Laporan Keuangan
Scheduled 16 – 17 Juli 2026 Malang
Registration
Audit Investigatif & Akuntansi Forensik: Teknik SKAI Mengungkap Fraud Laporan Keuangan

Audit Investigatif & Akuntansi Forensik: Teknik SKAI Mengungkap Fraud Laporan Keuangan

16 – 17 Juli 2026 Malang Hotel Ibis Styles

Description

Peran Compliance Officer telah berkembang dari fungsi yang berfokus pada pemenuhan kewajiban regulasi (regulatory compliance) menjadi mitra strategis (strategic partner) yang memberikan nilai tambah bagi organisasi. Di tengah dinamika lingkungan bisnis, transformasi digital, meningkatnya ekspektasi regulator, serta kompleksitas risiko yang dihadapi perusahaan, fungsi kepatuhan dituntut tidak hanya mampu memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan bisnis secara berkelanjutan.

 

Sebagai strategic partner, Compliance Officer berperan dalam mengintegrasikan aspek kepatuhan ke dalam proses bisnis, pengambilan keputusan, pengembangan produk dan layanan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Pendekatan ini memungkinkan organisasi mengelola risiko kepatuhan secara lebih proaktif, meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, menjaga reputasi perusahaan, serta menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengendalian risiko.

 

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi Compliance Officer dalam menjalankan fungsi kepatuhan secara strategis, berbasis risiko, dan berorientasi pada penciptaan nilai (value creation). Peserta akan memperoleh pemahaman mengenai peran compliance sebagai business enabler, penerapan risk-based compliance, komunikasi yang efektif dengan unit bisnis, serta strategi membangun budaya kepatuhan yang mendukung inovasi dan pertumbuhan perusahaanSatuan Kerja Audit Intern (SKAI) memiliki peran strategis dalam memberikan assurance atas efektivitas pengendalian internal sekaligus mendukung organisasi dalam mendeteksi, menginvestigasi, dan mengungkap dugaan fraud. Melalui pendekatan audit investigatif dan akuntansi forensik, auditor internal dapat menelusuri pola transaksi, mengidentifikasi manipulasi data keuangan, mengumpulkan bukti yang relevan, serta menyusun hasil investigasi yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Audit investigatif berbeda dengan audit reguler karena berfokus pada pembuktian dugaan penyimpangan, pengumpulan bukti, analisis hubungan antar transaksi, identifikasi pelaku, serta penyusunan kronologi kejadian. Sementara itu, akuntansi forensik memanfaatkan teknik akuntansi, audit, investigasi, analisis data, dan pemahaman aspek hukum untuk mengungkap skema fraud secara sistematis.

 

Pelatihan ini dirancang untuk membekali auditor internal, investigator, unit anti-fraud, manajemen risiko, dan fungsi kepatuhan dengan pengetahuan serta keterampilan praktis dalam melaksanakan audit investigatif dan akuntansi forensik. Peserta akan mempelajari teknik identifikasi red flags, analisis fraud laporan keuangan, pengumpulan dan pengujian bukti, teknik wawancara investigatif, analisis data forensik, hingga penyusunan laporan hasil investigasi yang memenuhi prinsip objektivitas, independensi, dan profesionalisme.

Objectives

  • Memahami konsep, prinsip, dan ruang lingkup audit investigatif serta akuntansi forensik.
  • Memahami berbagai bentuk fraud laporan keuangan beserta modus operandi yang umum terjadi di lembaga keuangan.
  • Mengidentifikasi indikator (red flags) yang mengarah pada dugaan fraud.
  • Merancang dan melaksanakan audit investigatif sesuai dengan standar profesi audit internal.
  • Mengumpulkan, menguji, dan mendokumentasikan bukti investigasi secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Menggunakan teknik analisis data dan akuntansi forensik untuk mengidentifikasi transaksi yang tidak wajar.
  • Melaksanakan wawancara investigatif secara efektif dengan memperhatikan aspek etika dan hukum.
  • Menyusun laporan hasil investigasi yang objektif, berbasis bukti, dan mendukung pengambilan keputusan manajemen.
  • Memberikan rekomendasi perbaikan pengendalian internal untuk mencegah terulangnya fraud

Course outline

1. Konsep Audit Investigatif dan Akuntansi Forensik

  • Definisi dan karakteristik audit investigatif.
  • Perbedaan audit reguler, audit investigatif, dan audit forensik.
  • Peran SKAI dalam investigasi fraud.
  • Standar profesional dan etika auditor investigatif.

2. Memahami Fraud Laporan Keuangan

  • Jenis-jenis fraud laporan keuangan.
  • Fraud Triangle, Fraud Diamond, dan Fraud Pentagon.
  • Teknik manipulasi laporan keuangan.
  • Faktor pendorong dan peluang terjadinya fraud.
  • Dampak fraud terhadap organisasi.

3. Identifikasi Red Flags Fraud

  • Indikator fraud pada laporan keuangan.
  • Analisis rasio keuangan untuk mendeteksi anomali.
  • Pola transaksi yang tidak wajar.
  • Risiko manipulasi pendapatan, aset, kewajiban, dan biaya.
  • Penggunaan analytical review sebagai alat deteksi.

4. Perencanaan Audit Investigatif

  • Penilaian awal dugaan fraud.
  • Penyusunan rencana investigasi.
  • Penentuan ruang lingkup dan tujuan investigasi.
  • Penetapan strategi pengumpulan bukti.
  • Koordinasi dengan fungsi terkait.

5. Teknik Pengumpulan dan Pengujian Bukti

  • Jenis-jenis bukti investigasi.
  • Teknik pemeriksaan dokumen.
  • Konfirmasi dan observasi.
  • Digital evidence dan pengelolaan bukti elektronik.
  • Chain of custody dan dokumentasi bukti.

6. Akuntansi Forensik dan Analisis Data

  • Teknik analisis transaksi.
  • Benford's Law sebagai alat deteksi anomali.
  • Data analytics untuk investigasi fraud.
  • Identifikasi transaksi fiktif dan rekayasa jurnal.
  • Analisis hubungan antar pihak (link analysis).

7. Teknik Wawancara Investigatif

  • Persiapan wawancara.
  • Teknik bertanya dan menggali informasi.
  • Mendeteksi inkonsistensi keterangan.
  • Dokumentasi hasil wawancara.
  • Aspek etika dan perlindungan hak pihak yang diperiksa.

8. Penyusunan Laporan Hasil Investigasi

  • Struktur laporan investigasi.
  • Penyajian fakta, bukti, dan analisis.
  • Penyusunan simpulan dan rekomendasi.
  • Penyampaian hasil kepada manajemen.
  • Dokumentasi dan kerahasiaan hasil investigasi.

9. Pencegahan Fraud dan Penguatan Pengendalian Internal

  • Fraud Risk Assessment.
  • Penguatan pengendalian internal.
  • Program anti-fraud.
  • Whistleblowing System.
  • Monitoring tindak lanjut hasil investigasi.

10. Workshop dan Studi Kasus

  • Analisis kasus fraud laporan keuangan.
  • Simulasi audit investigatif.
  • Latihan analisis bukti dan data transaksi.
  • Simulasi wawancara investigatif.
  • Penyusunan laporan hasil investigasi dan presentasi temuan.

Participants

  • Audit Internal
  • Accounting & Tax
  • Risk Management
  • Compliance & APUPPT
  • Banking
  • Finance
  • Law
  • Leadership Program
  • Information Technology
  • Corporate Secretary & Humas

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top