Strategi Restrukturisasi Kredit dan Penanganan Non-Performing Loan (NPL) Pasca-Transisi Kebijakan Makroprudensial
Running 07 – 08 Juli 2026 Bandung
Registration
Strategi Restrukturisasi Kredit dan Penanganan Non-Performing Loan (NPL) Pasca-Transisi Kebijakan Makroprudensial

Strategi Restrukturisasi Kredit dan Penanganan Non-Performing Loan (NPL) Pasca-Transisi Kebijakan Makroprudensial

07 – 08 Juli 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Description

Perubahan kebijakan makroprudensial yang dilakukan oleh regulator bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Namun, masa transisi kebijakan tersebut turut membawa tantangan bagi industri perbankan, khususnya dalam menjaga kualitas aset produktif dan mengelola risiko kredit. Berakhirnya berbagai kebijakan stimulus maupun relaksasi kredit menuntut bank untuk memiliki strategi restrukturisasi kredit yang lebih selektif, terukur, dan sesuai dengan kondisi debitur. Di sisi lain, peningkatan potensi Non-Performing Loan (NPL) memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui penguatan analisis kualitas kredit, sistem peringatan dini (Early Warning System), strategi penyelamatan kredit, hingga penyelesaian kredit bermasalah secara efektif. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai strategi restrukturisasi kredit yang adaptif, pengelolaan NPL yang berorientasi pada pemulihan kualitas aset, serta penerapan praktik terbaik sesuai regulasi dan prinsip manajemen risiko terkini.

Objectives

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami perkembangan kebijakan makroprudensial serta dampaknya terhadap kualitas portofolio kredit dan profil risiko perbankan. 
  2. Mengidentifikasi potensi peningkatan risiko kredit pasca-transisi kebijakan melalui analisis sektor usaha, kondisi debitur, dan indikator kualitas aset. 
  3. Memahami ketentuan, prinsip, dan mekanisme restrukturisasi kredit sesuai regulasi yang berlaku serta praktik terbaik di industri perbankan. 
  4. Menyusun strategi restrukturisasi kredit yang efektif berdasarkan kemampuan pembayaran debitur, prospek usaha, dan tingkat risiko kredit. 
  5. Mengoptimalkan penerapan Early Warning System (EWS) dalam mendeteksi potensi penurunan kualitas kredit secara dini. 
  6. Mengembangkan strategi penanganan Non-Performing Loan (NPL) melalui upaya penyelamatan, penagihan, remedial, dan penyelesaian kredit bermasalah. 
  7. Memahami tata kelola, aspek hukum, serta mitigasi risiko dalam proses restrukturisasi dan penyelesaian kredit bermasalah. 
  8. Menyusun rencana aksi pengelolaan kualitas aset yang mampu menekan rasio NPL, meningkatkan recovery rate, dan menjaga kesehatan portofolio kredit secara berkelanjutan. 

Course outline

1. Perkembangan Kebijakan Makroprudensial dan Dampaknya terhadap Perbankan

  • Kebijakan makroprudensial terbaru dan arah kebijakan regulator. 
  • Dampak transisi kebijakan terhadap kualitas aset produktif. 
  • Analisis kondisi ekonomi dan sektor usaha pasca-stimulus. 
  • Pengaruh perubahan suku bunga terhadap kemampuan bayar debitur. 
  • Identifikasi risiko kredit pasca-transisi kebijakan. 
  • Strategi penyesuaian kebijakan perkreditan bank. 

2. Strategi Restrukturisasi Kredit yang Efektif

  • Prinsip dan tujuan restrukturisasi kredit. 
  • Kriteria debitur yang layak direstrukturisasi. 
  • Analisis kelayakan restrukturisasi berdasarkan cash flow dan prospek usaha. 
  • Bentuk-bentuk restrukturisasi kredit. 
  • Penyusunan skema restrukturisasi yang optimal. 
  • Monitoring efektivitas restrukturisasi. 

3. Identifikasi dan Pengelolaan Non-Performing Loan (NPL)

  • Faktor penyebab meningkatnya NPL. 
  • Pengukuran kualitas aset produktif. 
  • Analisis kolektibilitas kredit. 
  • Penyusunan strategi pengendalian rasio NPL. 
  • Monitoring perkembangan kredit bermasalah. 
  • Evaluasi efektivitas penanganan NPL. 

4. Early Warning System (EWS) dalam Pengelolaan Risiko Kredit

  • Konsep dan manfaat Early Warning System. 
  • Indikator penurunan kualitas kredit. 
  • Pemanfaatan data keuangan dan nonkeuangan. 
  • Dashboard monitoring portofolio kredit. 
  • Analisis tren risiko debitur. 
  • Penyusunan strategi mitigasi berbasis EWS. 

5. Strategi Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Bermasalah

  • Pendekatan remedial dan recovery management. 
  • Strategi negosiasi dengan debitur. 
  • Penagihan dan penyelesaian kredit secara persuasif. 
  • Restrukturisasi lanjutan dan exit strategy. 
  • Penyelesaian melalui jalur hukum sesuai ketentuan. 
  • Optimalisasi recovery rate kredit bermasalah. 

6. Tata Kelola, Kepatuhan, dan Aspek Hukum

  • Regulasi restrukturisasi kredit dan pengelolaan NPL. 
  • Penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking). 
  • Dokumentasi dan administrasi restrukturisasi. 
  • Mitigasi risiko hukum dalam penyelesaian kredit. 
  • Peran unit bisnis, risk management, dan legal. 
  • Audit dan evaluasi proses restrukturisasi. 

7. Penyusunan Strategi Pengelolaan Portofolio Kredit Pasca-Transisi

  • Optimalisasi kualitas portofolio kredit. 
  • Penguatan kebijakan monitoring debitur. 
  • Penyusunan Key Risk Indicator (KRI) kredit. 
  • Integrasi manajemen risiko dengan strategi bisnis. 
  • Studi kasus penanganan restrukturisasi dan NPL. 
  • Penyusunan action plan peningkatan kualitas aset dan penurunan rasio NPL secara berkelanjutan.

Participants

  • Kredit
  • Restrukturisasi Kredit
  • Kredit Bermasalah (NPL Management)
  • Remedial & Recovery
  • Collection
  • Asset Recovery
  • Analisis Kredit
  • Risiko Kredit
  • Manajemen Risiko
  • Enterprise Risk Management (ERM)
  • Governance, Risk & Compliance (GRC)
  • Kepatuhan
  • Audit Internal
  • Corporate Banking
  • Commercial Banking
  • Consumer Banking
  • Branch Management
  • Direksi
  • Strategic Planning
  • Quality Assurance

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top