Audit Sistem Kontrol Internal untuk Menghadapi Ancaman Fraud Internal
Audit Sistem Kontrol Internal untuk Menghadapi Ancaman Fraud Internal
Description
Meningkatnya kompleksitas operasional perbankan, digitalisasi proses bisnis, serta perubahan pola risiko telah meningkatkan potensi terjadinya fraud internal yang dapat menimbulkan kerugian finansial, reputasi, maupun hukum. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengendalian internal (Internal Control System) yang kuat dan audit internal yang efektif untuk mendeteksi, mencegah, serta memitigasi berbagai bentuk kecurangan yang dilakukan oleh pihak internal.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi auditor internal, satuan kerja kepatuhan, manajemen risiko, serta unit pengendalian internal dalam mengevaluasi efektivitas sistem kontrol internal, mengidentifikasi kelemahan pengendalian, dan menyusun rekomendasi perbaikan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, serta ketentuan regulator di sektor perbankan
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep sistem pengendalian internal dan kaitannya dengan pencegahan fraud internal.
- Mengidentifikasi area dan indikator yang berpotensi menimbulkan fraud dalam operasional bank.
- Melaksanakan audit berbasis risiko (Risk-Based Internal Audit) terhadap efektivitas sistem kontrol internal.
- Menyusun rekomendasi penguatan pengendalian untuk meminimalkan risiko fraud.
- Meningkatkan efektivitas tata kelola, kepatuhan, dan budaya anti-fraud di lingkungan perbankan.
Course outline
1. Konsep Audit Internal dan Sistem Pengendalian Internal
- Prinsip dasar audit internal dan perannya dalam tata kelola bank.
- Komponen sistem pengendalian internal berdasarkan praktik terbaik internasional.
- Hubungan antara internal control, manajemen risiko, dan kepatuhan.
- Tanggung jawab auditor dalam mendukung pencegahan fraud.
- Regulasi dan standar audit internal yang berlaku di industri perbankan.
2. Identifikasi Risiko dan Modus Fraud Internal
- Jenis-jenis fraud internal di sektor perbankan.
- Faktor penyebab terjadinya fraud berdasarkan Fraud Triangle dan Fraud Diamond.
- Identifikasi area operasional yang rentan terhadap penyalahgunaan wewenang.
- Analisis indikator awal (red flags) terjadinya fraud.
- Teknik pemetaan risiko fraud pada proses bisnis bank.
3. Audit Berbasis Risiko terhadap Sistem Kontrol Internal
- Penyusunan audit plan berbasis profil risiko.
- Evaluasi efektivitas desain dan implementasi pengendalian internal.
- Pengujian kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur operasional.
- Teknik sampling, walkthrough, dan pengujian substantif.
- Dokumentasi temuan audit secara objektif dan sistematis.
4. Evaluasi Efektivitas Pengendalian Internal
- Penilaian kecukupan pemisahan fungsi (segregation of duties).
- Review kontrol akses sistem informasi dan keamanan data.
- Evaluasi otorisasi transaksi dan pengendalian operasional.
- Pengujian monitoring, supervisi, dan mekanisme pelaporan.
- Analisis kelemahan pengendalian beserta dampaknya terhadap organisasi.
5. Teknik Deteksi dan Investigasi Fraud
- Metode audit untuk mendeteksi indikasi fraud.
- Pemanfaatan data analytics dan Continuous Auditing dalam proses audit.
- Teknik pengumpulan bukti audit dan investigasi awal.
- Penyusunan kronologi serta dokumentasi kasus fraud.
- Koordinasi dengan fungsi kepatuhan, manajemen risiko, dan auditor eksternal.
6. Penguatan Sistem Pengendalian Internal dan Budaya Anti-Fraud
- Penyusunan rekomendasi perbaikan sistem pengendalian.
- Implementasi strategi pencegahan fraud berbasis risk management.
- Pengembangan kebijakan anti-fraud dan whistleblowing system.
- Penguatan budaya integritas dan etika kerja.
- Monitoring tindak lanjut hasil audit dan efektivitas perbaikan.
7. Pemanfaatan Teknologi dalam Audit Internal
- Penggunaan Computer Assisted Audit Techniques (CAATs).
- Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan data analytics untuk deteksi anomali transaksi.
- Continuous monitoring dan continuous auditing berbasis teknologi.
- Dashboard audit untuk pemantauan risiko secara real time.
- Keamanan data audit dan pengelolaan bukti elektronik.
8. Studi Kasus dan Penyusunan Action Plan Audit
- Analisis kasus fraud internal pada industri perbankan.
- Evaluasi kelemahan sistem pengendalian berdasarkan hasil audit.
- Simulasi penyusunan program audit berbasis risiko.
- Penyusunan rekomendasi dan laporan hasil audit yang efektif.
- Penyusunan action plan untuk memperkuat sistem kontrol internal dan meningkatkan ketahanan bank terhadap ancaman fraud internal.
Participants
- Audit Internal
- Pengendalian Internal
- Anti Fraud
- Fraud Risk Management
- Manajemen Risiko
- Governance, Risk & Compliance (GRC)
- Kepatuhan
- Investigasi Internal
- Quality Assurance
- Enterprise Risk Management (ERM)
- Human Capital
- Teknologi Informasi
- Keamanan Informasi
- Operasional
- Direksi
- Komisaris
- Komite Audit
- Internal Control
- Business Process Improvement
- Ethics & Compliance
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)