Analisis Akar Permasalahan Kredit Bermasalah sebagai Dasar Penyusunan Strategi Penyelamatan
Analisis Akar Permasalahan Kredit Bermasalah sebagai Dasar Penyusunan Strategi Penyelamatan
Description
Kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) merupakan salah satu risiko utama yang dapat memengaruhi kesehatan dan keberlangsungan bisnis perbankan. Penanganan kredit bermasalah yang efektif tidak cukup hanya berfokus pada penagihan, tetapi harus diawali dengan analisis akar permasalahan (root cause analysis) untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya penurunan kualitas kredit. Melalui analisis yang komprehensif, bank dapat menentukan strategi penyelamatan yang tepat, baik melalui restrukturisasi, pembinaan debitur, maupun langkah penyelesaian lainnya sesuai prinsip kehati-hatian dan ketentuan regulator. Pelatihan ini membekali peserta dengan metode analisis penyebab kredit bermasalah serta penyusunan strategi penyelamatan yang efektif guna meningkatkan kualitas aset dan menekan tingkat kredit bermasalah..
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami faktor-faktor penyebab terjadinya kredit bermasalah.
- Melakukan analisis akar permasalahan kredit secara sistematis dan objektif.
- Mengidentifikasi potensi penyelamatan kredit berdasarkan kondisi debitur.
- Menyusun strategi restrukturisasi dan penyelesaian kredit yang tepat.
- Mengurangi risiko kerugian melalui penanganan kredit bermasalah yang efektif.
- Menerapkan proses penyelamatan kredit sesuai regulasi dan prinsip kehati-hatian.
Course outline
1. Konsep Dasar Kredit Bermasalah
- Pengertian dan klasifikasi kredit bermasalah.
- Dampak NPL terhadap kesehatan dan profitabilitas bank.
- Siklus terjadinya penurunan kualitas kredit.
2. Identifikasi Akar Permasalahan Kredit Bermasalah
- Faktor internal bank.
- Faktor eksternal dan kondisi ekonomi.
- Faktor usaha dan industri debitur.
- Faktor karakter, kapasitas, dan komitmen debitur.
3. Teknik Root Cause Analysis (RCA)
- Metode 5 Why Analysis.
- Fishbone Diagram (Cause and Effect Analysis).
- Analisis data keuangan dan nonkeuangan debitur.
- Penyusunan prioritas penyebab utama.
4. Analisis Kondisi Debitur
- Analisis laporan keuangan debitur.
- Evaluasi arus kas (cash flow).
- Analisis prospek usaha dan kemampuan bayar.
- Penilaian kualitas agunan.
5. Strategi Penyelamatan Kredit
- Penentuan kelayakan restrukturisasi.
- Rescheduling, reconditioning, dan restructuring.
- Pendampingan dan pembinaan debitur.
- Alternatif penyelesaian di luar restrukturisasi.
6. Monitoring Pasca Penyelamatan
- Pemantauan implementasi restrukturisasi.
- Early Warning System (EWS).
- Evaluasi perkembangan usaha debitur.
- Pengendalian risiko pascarestrukturisasi.
7. Aspek Hukum dan Kepatuhan
- Regulasi OJK terkait kualitas aset dan restrukturisasi kredit.
- Dokumentasi dan administrasi penyelamatan kredit.
- Aspek hukum dalam penyelesaian kredit bermasalah.
- Penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola.
8. Pengukuran Efektivitas Strategi Penyelamatan
- Indikator keberhasilan restrukturisasi.
- Monitoring kualitas kredit pascapenyelamatan.
- Evaluasi Recovery Rate dan penurunan NPL.
- Continuous improvement dalam pengelolaan kredit bermasalah.
9. Kolaborasi Antarunit dalam Penanganan Kredit Bermasalah
- Peran Account Officer, Credit Analyst, Collection, Legal, dan Remedial.
- Koordinasi dalam proses analisis dan pengambilan keputusan.
- Penyusunan strategi penyelamatan secara terpadu.
10. Studi Kasus dan Best Practice
- Analisis kasus kredit bermasalah dari berbagai sektor usaha.
- Simulasi identifikasi akar permasalahan menggunakan metode Root Cause Analysis.
- Penyusunan strategi penyelamatan berdasarkan hasil analisis.
- Penyusunan action plan untuk meningkatkan efektivitas penanganan dan penyelamatan kredit bermasalah.
Participants
- Kredit
- Analisis Kredit
- Kredit Bermasalah (NPL Management)
- Remedial & Recovery
- Collection
- Asset Recovery
- Risiko Kredit
- Manajemen Risiko
- Corporate Banking
- Commercial Banking
- Consumer Banking
- Micro Banking
- Legal
- Kepatuhan
- Audit Internal
- Branch Management
- Operasional
- Direksi
- Quality Assurance
- Governance, Risk & Compliance (GRC)
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)