Mengelola Risiko Siber dan Operasional pada Layanan Perbankan Digital
Mengelola Risiko Siber dan Operasional pada Layanan Perbankan Digital
Description
Transformasi digital di sektor perbankan telah mendorong peningkatan penggunaan layanan perbankan digital, seperti mobile banking, internet banking, open banking, digital onboarding, dan berbagai layanan berbasis teknologi lainnya. Di satu sisi, digitalisasi memberikan kemudahan, efisiensi, dan peningkatan pengalaman nasabah. Namun di sisi lain, digitalisasi juga meningkatkan eksposur bank terhadap berbagai risiko siber dan risiko operasional yang semakin kompleks dan dinamis.
Ancaman seperti serangan ransomware, phishing, pencurian data, kebocoran informasi, gangguan sistem, kegagalan layanan pihak ketiga, hingga risiko yang muncul akibat penggunaan teknologi baru dapat berdampak signifikan terhadap operasional bank, kepercayaan nasabah, dan reputasi institusi. Oleh karena itu, bank perlu memiliki kerangka pengelolaan risiko siber dan operasional yang kuat, terintegrasi, dan selaras dengan ketentuan regulator serta praktik terbaik internasional.
Objectives
- Memahami karakteristik risiko siber dan risiko operasional dalam ekosistem perbankan digital.
- Memahami regulasi dan ekspektasi regulator terkait keamanan siber dan manajemen risiko teknologi informasi.
- Mengidentifikasi berbagai ancaman, kerentanan, dan risiko yang dapat memengaruhi layanan perbankan digital.
- Menerapkan proses manajemen risiko siber dan operasional secara efektif.
- Memahami strategi pengendalian dan mitigasi risiko melalui pendekatan teknologi, proses, dan sumber daya manusia.
- Meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan insiden siber dan respons terhadap gangguan operasional.
- Memahami pentingnya ketahanan operasional (operational resilience) dan keberlangsungan layanan digital.
- Mendukung penguatan tata kelola risiko digital untuk menjaga keamanan informasi dan kepercayaan nasabah.
Course outline
- 1. Lanskap Risiko Perbankan Digital
- Perkembangan digitalisasi sektor perbankan.
- Tren layanan perbankan digital.
- Tantangan dan risiko dalam transformasi digital.
- Dampak risiko siber dan operasional terhadap bisnis bank.
- 2. Tata Kelola Risiko Siber dan Operasional
- Kerangka tata kelola risiko teknologi informasi.
- Peran Dewan Komisaris, Direksi, dan manajemen.
- Three Lines of Defense dalam pengelolaan risiko digital.
- Kebijakan dan prosedur keamanan informasi.
- 3. Risiko Siber pada Perbankan Digital
- Ancaman siber terkini dan modus serangan.
- Malware, ransomware, phishing, dan social engineering.
- Serangan terhadap aplikasi dan infrastruktur digital.
- Risiko kebocoran dan penyalahgunaan data.
- Risiko pihak ketiga dan penyedia layanan teknologi.
- 4. Risiko Operasional pada Layanan Digital
- Kegagalan proses dan sistem.
- Human error dan fraud internal.
- Gangguan layanan teknologi.
- Risiko outsourcing dan vendor management.
- Risiko perubahan sistem dan implementasi teknologi baru.
- 5. Identifikasi dan Penilaian Risiko
- Metode identifikasi risiko siber dan operasional.
- Risk assessment dan risk mapping.
- Analisis ancaman, kerentanan, dan dampak.
- Pengukuran tingkat risiko dan prioritas penanganan.
- 6. Pengendalian dan Mitigasi Risiko
- Penerapan kontrol keamanan informasi.
- Manajemen akses dan identitas pengguna.
- Enkripsi dan perlindungan data.
- Pengelolaan kerentanan dan patch management.
- Pengawasan aktivitas dan deteksi dini ancaman.
- 7. Manajemen Insiden Siber
- Siklus penanganan insiden keamanan informasi.
- Deteksi, respons, investigasi, dan pemulihan.
- Komunikasi krisis dan pelaporan insiden.
- Pembelajaran dan perbaikan pasca-insiden.
- 8. Operational Resilience dan Business Continuity
- Konsep ketahanan operasional.
- Business Continuity Management (BCM).
- Disaster Recovery Plan (DRP).
- Pengujian dan simulasi pemulihan layanan.
- Menjaga ketersediaan layanan digital kritikal.
- 9. Penguatan Budaya Keamanan Siber
- Membangun kesadaran keamanan informasi.
- Program pelatihan dan edukasi karyawan.
- Peran seluruh lini organisasi dalam keamanan siber.
- Pengembangan budaya sadar risiko digital.
- 10. Studi Kasus dan Best Practices
- Analisis kasus insiden siber pada sektor keuangan.
- Evaluasi penyebab dan dampak gangguan operasional.
- Penyusunan strategi mitigasi dan respons.
- Praktik terbaik pengelolaan risiko siber dan operasional.
Participants
- Cyber Security / Information Security
- Manajemen Risiko Teknologi Informasi
- Manajemen Risiko Operasional
- Digital Banking
- Teknologi Informasi (TI)
- Enterprise Risk Management (ERM)
- Kepatuhan (Compliance)
- Audit Internal / SKAI
- IT Audit
- Business Continuity Management (BCM)
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)