Strategi Menghadapi Pengawasan Berbasis Risiko (Risk-Based Supervision) OJK Berdasarkan Profil Risiko Bank
Scheduled 08 - 09 Juli 2026 Jakarta
Registration
Strategi Menghadapi Pengawasan Berbasis Risiko (Risk-Based Supervision) OJK Berdasarkan Profil Risiko Bank

Strategi Menghadapi Pengawasan Berbasis Risiko (Risk-Based Supervision) OJK Berdasarkan Profil Risiko Bank

08 - 09 Juli 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Description

Pendekatan Risk-Based Supervision (RBS) yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan profil risiko, kualitas tata kelola, permodalan, dan ketahanan bank sebagai fokus utama dalam proses pengawasan. Oleh karena itu, bank dituntut tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko secara efektif melalui penerapan manajemen risiko yang terintegrasi. Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai konsep Risk-Based Supervision, metodologi penilaian profil risiko bank, kesiapan menghadapi pemeriksaan OJK, serta strategi meningkatkan kualitas tata kelola dan sistem pengendalian internal agar selaras dengan ekspektasi regulator..

Objectives

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dan mekanisme Risk-Based Supervision (RBS) yang diterapkan OJK. 
  2. Memahami metode penilaian profil risiko bank dan faktor-faktor yang memengaruhinya. 
  3. Mengidentifikasi area risiko yang menjadi perhatian utama dalam pengawasan OJK. 
  4. Menyusun strategi penguatan manajemen risiko, tata kelola, dan kepatuhan. 
  5. Mempersiapkan dokumen, data, dan eviden yang diperlukan dalam proses pengawasan. 
  6. Meningkatkan efektivitas koordinasi antarunit kerja dalam menghadapi pemeriksaan regulator. 
  7. Menyusun rencana tindak lanjut (action plan) atas hasil pengawasan untuk perbaikan berkelanjutan.

Course outline

1. Konsep Risk-Based Supervision (RBS)

  • Prinsip dasar pengawasan berbasis risiko. 
  • Tujuan dan manfaat penerapan RBS. 
  • Perbedaan pengawasan berbasis kepatuhan dan berbasis risiko. 
  • Peran RBS dalam menjaga stabilitas perbankan. 
  • Ekspektasi regulator terhadap penerapan manajemen risiko. 

2. Penilaian Profil Risiko Bank

  • Konsep profil risiko bank. 
  • Metodologi penilaian risiko oleh OJK. 
  • Penilaian risiko inheren dan kualitas pengendalian.  
  • Hubungan profil risiko dengan tingkat kesehatan bank. 
  • Faktor-faktor yang memengaruhi hasil penilaian. 

3. Delapan Jenis Risiko dalam Perbankan

  • Risiko kredit. 
  • Risiko pasar. 
  • Risiko likuiditas. 
  • Risiko operasional. 
  • Risiko hukum. 
  • Risiko stratejik. 
  • Risiko kepatuhan. 
  • Risiko reputasi. 

4. Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko

  • Penerapan Good Corporate Governance (GCG). 
  • Three Lines Model dalam pengelolaan risiko. 
  • Peran Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite. 
  • Budaya risiko (risk culture). 
  • Integrasi manajemen risiko dalam proses bisnis. 

5. Kesiapan Menghadapi Pengawasan OJK

  • Tahapan proses pengawasan dan pemeriksaan. 
  • Persiapan dokumen dan data pendukung. 
  • Teknik penyusunan eviden kepatuhan. 
  • Koordinasi lintas unit kerja selama pemeriksaan. 
  • Strategi komunikasi dengan tim pemeriksa. 

6. Penguatan Sistem Pengendalian Internal

  • Kerangka pengendalian internal. 
  • Identifikasi kelemahan pengendalian. 
  • Monitoring dan pengujian efektivitas kontrol. 
  • Peran audit internal dalam mendukung RBS. 
  • Tindak lanjut atas temuan audit dan regulator. 

7. Penyusunan Action Plan atas Hasil Pengawasan

  • Analisis temuan pengawasan. 
  • Penyusunan corrective action plan. 
  • Penetapan target penyelesaian. 
  • Monitoring implementasi tindak lanjut. 
  • Pelaporan progres kepada regulator dan manajemen.  

8. Pemanfaatan Data dan Teknologi dalam Manajemen Risiko

  • Dashboard profil risiko. 
  • Risk analytics dan early warning system. 
  • Pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan. 
  • Otomasi pelaporan risiko. 
  • Digitalisasi proses manajemen risiko. 

9. Studi Kasus Pengawasan Berbasis Risiko

  • Analisis hasil pengawasan pada industri perbankan. 
  • Evaluasi kelemahan tata kelola dan pengendalian. 
  • Pembelajaran dari temuan regulator. 
  • Best practices dalam menghadapi pemeriksaan OJK. 
  • Strategi peningkatan kualitas profil risiko. 

10. Workshop Simulasi Risk-Based Supervision

  • Simulasi self-assessment profil risiko bank. 
  • Penyusunan matriks risiko dan mitigasi. 
  • Simulasi pemeriksaan regulator. 
  • Penyusunan action plan berdasarkan hasil simulasi. 
  • Presentasi dan evaluasi strategi peningkatan kesiapan menghadapi pengawasan

Participants

  • Manajemen Risiko
  • Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
  • Kepatuhan
  • Audit Internal
  • Governance, Risk & Compliance (GRC)
  • Enterprise Risk Management (ERM)
  • Pengendalian Internal
  • Quality Assurance
  • Direksi
  • Komisaris
  • Komite Manajemen Risiko
  • Komite Audit
  • Corporate Secretary
  • Keuangan
  • Operasional
  • Kredit
  • Treasury
  • Teknologi Informasi
  • Strategic Planning
  • APUPPT

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top