Manajemen Risiko Reputasi di Era Media Sosial Menghadapi Ancaman Sentimen Negatif dan Krisis Kepercayaan Nasabah
Scheduled 29 – 30 Juni 2026 Yogyakarta
Registration
Manajemen Risiko Reputasi di Era Media Sosial Menghadapi Ancaman Sentimen Negatif dan Krisis Kepercayaan Nasabah

Manajemen Risiko Reputasi di Era Media Sosial Menghadapi Ancaman Sentimen Negatif dan Krisis Kepercayaan Nasabah

29 – 30 Juni 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Description

Di era digital dan media sosial yang serba cepat, reputasi menjadi salah satu aset paling berharga bagi industri perbankan. Informasi, opini, keluhan nasabah, maupun isu yang belum terverifikasi dapat menyebar secara masif dalam hitungan menit melalui berbagai platform digital. Kondisi ini menjadikan bank semakin rentan terhadap risiko reputasi yang dapat memengaruhi kepercayaan nasabah, investor, regulator, dan masyarakat luas.

Risiko reputasi tidak hanya muncul akibat kesalahan operasional, gangguan layanan, kasus fraud, pelanggaran kepatuhan, atau insiden keamanan siber, tetapi juga dapat dipicu oleh sentimen negatif yang berkembang di media sosial, pemberitaan media massa, maupun viralnya informasi yang menimbulkan persepsi negatif terhadap bank. Apabila tidak dikelola secara cepat dan tepat, krisis reputasi dapat berdampak pada penurunan loyalitas nasabah, gangguan likuiditas akibat penarikan dana, menurunnya nilai perusahaan, hingga meningkatnya perhatian regulator.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan mitigasi risiko reputasi, termasuk strategi pengelolaan sentimen digital, komunikasi krisis, social media monitoring, serta penguatan tata kelola reputasi guna menjaga dan meningkatkan kepercayaan nasabah di tengah dinamika era digital

Objectives

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dan karakteristik risiko reputasi dalam industri perbankan. 
  2. Mengidentifikasi sumber dan faktor pemicu risiko reputasi di era media sosial. 
  3. Memahami dampak sentimen negatif terhadap kepercayaan nasabah dan keberlangsungan bisnis bank. 
  4. Menyusun kerangka manajemen risiko reputasi yang terintegrasi. 
  5. Mengembangkan sistem pemantauan reputasi dan media sosial secara efektif. 
  6. Menyusun strategi komunikasi krisis dan penanganan isu reputasi secara cepat dan tepat. 
  7. Mengelola hubungan dengan nasabah, media, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya saat terjadi krisis. 
  8. Membangun budaya organisasi yang mendukung perlindungan dan penguatan reputasi bank. 

Course outline

1. Memahami Risiko Reputasi dalam Industri Perbankan

  • Definisi dan karakteristik risiko reputasi. 
  • Peran reputasi dalam keberlangsungan bisnis bank.  
  • Hubungan risiko reputasi dengan risiko lainnya. 
  • Sumber utama risiko reputasi. 
  • Tren risiko reputasi di era digital. 

2. Dinamika Media Sosial dan Perubahan Perilaku Nasabah

  • Perkembangan ekosistem media sosial. 
  • Perubahan pola komunikasi dan ekspektasi nasabah.  
  • Viral effect dan percepatan penyebaran informasi.  
  • Peran influencer dan opinion leader. 
  • Tantangan pengelolaan reputasi digital. 

3. Identifikasi dan Pemetaan Risiko Reputasi

  • Risk identification framework. 
  • Sumber sentimen negatif terhadap bank. 
  • Risiko akibat gangguan layanan dan teknologi. 
  • Risiko akibat fraud dan pelanggaran kepatuhan. 
  • Risiko akibat isu keamanan data dan siber. 
  • Stakeholder mapping. 
  • Reputational risk assessment. 

4. Social Media Monitoring dan Sentiment Analysis

  • Konsep digital listening. 
  • Social media monitoring tools. 
  • Analisis sentimen positif, netral, dan negatif. 
  • Early warning indicator risiko reputasi. 
  • Trend analysis dan issue tracking. 
  • Dashboard pemantauan reputasi. 
  • Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk sentiment analysis. 

5. Penyusunan Kerangka Manajemen Risiko Reputasi

  • Reputational Risk Management Framework. 
  • Tata kelola risiko reputasi. 
  • Peran Direksi dan Dewan Komisaris. 
  • Integrasi risiko reputasi dengan Enterprise Risk Management (ERM). 
  • Penyusunan Key Risk Indicator (KRI). 
  • Risk appetite dan risk tolerance. 
  • Pelaporan risiko reputasi. 

6. Strategi Komunikasi Krisis dan Penanganan Sentimen Negatif

  • Crisis communication management. 
  • Teknik merespons keluhan dan isu viral. 
  • Penyusunan holding statement. 
  • Media handling dan press release. 
  • Strategi komunikasi multi-channel. 
  • Pengelolaan rumor dan disinformasi. 
  • Pemulihan kepercayaan publik pasca krisis. 

7. Penguatan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

  • Stakeholder engagement strategy. 
  • Manajemen hubungan nasabah. 
  • Hubungan dengan media dan regulator. 
  • Pengelolaan investor relations. 
  • Customer complaint management. 
  • Program edukasi dan literasi publik. 
  • Penguatan corporate branding. 

8. Integrasi Risiko Reputasi dengan Risiko Operasional dan Siber

  • Dampak insiden operasional terhadap reputasi. 
  • Risiko reputasi akibat serangan siber. 
  • Data breach dan krisis kepercayaan. 
  • Business continuity dan reputational resilience. 
  • Simulasi krisis digital. 
  • Incident response dan reputational recovery. 
  • Lessons learned dari kasus industri perbankan. 

9. Penguatan Budaya Risiko dan Reputasi

  • Membangun budaya sadar reputasi. 
  • Etika komunikasi pegawai di media sosial. 
  • Peran seluruh pegawai sebagai duta reputasi bank.  
  • Program awareness dan pelatihan internal. 
  • Penguatan budaya pelayanan prima. 
  • Pencegahan perilaku yang berpotensi merusak reputasi. 
  • Pengukuran efektivitas budaya reputasi. 

10. Workshop dan Studi Kasus

  • Analisis kasus krisis reputasi perbankan. 
  • Simulasi penanganan isu viral di media sosial. 
  • Penyusunan Reputational Risk Register. 
  • Pembuatan dashboard monitoring sentimen. 
  • Penyusunan Crisis Communication Plan. 
  • Simulasi konferensi pers saat krisis. 
  • Penyusunan Action Plan penguatan reputasi bank.

Participants

  • Manajemen Risiko Reputasi
  • Enterprise Risk Management
  • Manajemen Risiko
  • Corporate Communication
  • Public Relations
  • Crisis Communication Management
  • Reputation Management
  • Social Media Management
  • Customer Experience
  • Layanan Nasabah
  • Corporate Secretary
  • Stakeholder Management
  • Corporate Governance
  • Kepatuhan (Compliance)
  • Audit Internal
  • Pengendalian Internal
  • Brand Management
  • Digital Banking
  • Business Continuity Management (BCM)
  • Risk Analytics
  • Business Intelligence & Data Analytics
  • Strategic Planning
  • Executive Office
  • Change Management
  • Corporate Affairs
  • Public Affairs
  • Quality Assurance
  • Regulatory Compliance
  • Human Capital
  • Customer Relationship Management (CRM)

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top