Manajemen Krisis IT dan Skenario Penanganan Cepat Saat Terjadi System Downtime pada Aplikasi Bank
Running 25 – 26 Juni 2026 Bandung
Registration
Manajemen Krisis IT dan Skenario Penanganan Cepat Saat Terjadi System Downtime pada Aplikasi Bank

Manajemen Krisis IT dan Skenario Penanganan Cepat Saat Terjadi System Downtime pada Aplikasi Bank

25 – 26 Juni 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Description

Di era digital banking, ketersediaan sistem teknologi informasi menjadi faktor krusial yang menentukan kualitas layanan, kepercayaan nasabah, dan keberlangsungan operasional bank. Gangguan sistem (system downtime), baik yang disebabkan oleh kegagalan infrastruktur, kesalahan aplikasi, serangan siber, gangguan jaringan, maupun human error, dapat berdampak signifikan terhadap transaksi nasabah, reputasi bank, serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator.

Seiring meningkatnya ketergantungan pada layanan digital seperti mobile banking, internet banking, ATM, dan sistem pembayaran elektronik, kemampuan organisasi dalam mengelola krisis teknologi informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting. Respons yang lambat atau tidak terkoordinasi saat terjadi gangguan dapat memperbesar dampak operasional, meningkatkan risiko reputasi, dan menurunkan tingkat kepercayaan nasabah.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengelola krisis IT secara efektif, menyusun skenario respons yang cepat dan terstruktur, serta membangun ketahanan operasional (operational resilience) agar bank mampu mempertahankan layanan kritikal meskipun menghadapi gangguan teknologi yang serius

Objectives

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dan prinsip manajemen krisis IT di sektor perbankan. 
  2. Mengidentifikasi berbagai penyebab dan dampak system downtime pada layanan perbankan. 
  3. Meningkatkan kemampuan dalam menyusun dan mengimplementasikan Incident Response Plan (IRP). 
  4. Memahami strategi penanganan cepat dan pemulihan layanan kritikal. 
  5. Meningkatkan koordinasi antar unit kerja selama terjadinya krisis teknologi informasi. 
  6. Memahami peran komunikasi krisis dalam menjaga kepercayaan nasabah dan regulator. 
  7. Membangun operational resilience dan business continuity yang efektif

Course outline

1. Memahami Krisis IT dalam Industri Perbankan

  • Definisi dan karakteristik krisis teknologi informasi. 
  • Jenis-jenis gangguan sistem pada perbankan. 
  • Dampak operasional, finansial, hukum, dan reputasi. 
  • Hubungan antara digital banking dan operational resilience. 
  • Tren gangguan teknologi pada sektor jasa keuangan. 

2. Penyebab dan Analisis System Downtime

  • Kegagalan aplikasi dan perangkat lunak. 
  • Gangguan infrastruktur server dan data center. 
  • Kegagalan jaringan dan telekomunikasi. 
  • Serangan siber dan ransomware. 
  • Human error dan kesalahan konfigurasi sistem. 
  • Vendor dan third-party service failure. 

3. Incident Response Management

  • Struktur Incident Response Team (IRT). 
  • Tahapan incident management lifecycle. 
  • Klasifikasi tingkat keparahan insiden. 
  • Mekanisme eskalasi dan pelaporan insiden. 
  • Dokumentasi dan audit trail insiden. 
  • Pengambilan keputusan dalam kondisi krisis. 

4. Strategi Penanganan Cepat Saat System Downtime

  • Initial response dan containment strategy. 
  • Aktivasi emergency response procedure. 
  • Identifikasi akar penyebab gangguan. 
  • Prioritas pemulihan layanan kritikal. 
  • Pengelolaan fallback system dan redundancy. 
  • Monitoring proses pemulihan secara real-time. 

5. Business Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP)

  • Konsep business continuity management. 
  • Penyusunan dan pengujian BCP. 
  • Disaster Recovery Center (DRC) dan failover system. 
  • Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO). 
  • Simulasi pemindahan operasional ke sistem cadangan. 
  • Evaluasi efektivitas recovery plan. 

6. Komunikasi Krisis Selama Gangguan Sistem

  • Strategi komunikasi kepada nasabah. 
  • Komunikasi dengan regulator dan pemangku kepentingan. 
  • Pengelolaan media sosial selama downtime. 
  • Penyusunan pesan komunikasi yang efektif. 
  • Menjaga reputasi bank selama insiden berlangsung.  
  • Koordinasi komunikasi internal dan eksternal. 

7. Operational Resilience dan Continuous Improvement

  • Membangun budaya operational resilience. 
  • Integrasi manajemen risiko dan ketahanan operasional. 
  • Monitoring dan pengujian sistem secara berkala. 
  • Lessons learned dan post-incident review. 
  • Penguatan tata kelola teknologi informasi. 
  • Pengembangan roadmap ketahanan digital. 

8. Studi Kasus dan Simulasi Krisis IT

  • Studi kasus gangguan layanan mobile banking dan internet banking. 
  • Analisis kegagalan sistem pembayaran digital. 
  • Simulasi penanganan system downtime kritikal. 
  • Tabletop exercise incident response. 
  • Penyusunan crisis response checklist. 
  • Evaluasi kesiapan organisasi menghadapi krisis IT.

Participants

  • Teknologi Informasi (IT)
  • IT Operations
  • IT Infrastructure
  • IT Service Management (ITSM)
  • Information Security
  • Cyber Security
  • Digital Banking
  • Transformasi Digital
  • Business Continuity Management (BCM)
  • Disaster Recovery Management
  • Crisis Management
  • Enterprise Risk Management
  • Manajemen Risiko Operasional
  • Incident Management
  • Problem Management
  • Service Delivery Management
  • Network & System Administration
  • Helpdesk & IT Support
  • Audit Internal
  • Kepatuhan (Compliance)
  • Pengendalian Internal
  • Project Management Office (PMO)
  • Operasional
  • Data Center Management
  • Application Management
  • Change Management
  • Vendor Management
  • Information Technology Governance
  • Quality Assurance
  • Executive Office

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top