The Board-Corsec Dynamics: Menjadi Penasihat Strategis Direksi dan Komisaris yang Efektif
The Board-Corsec Dynamics: Menjadi Penasihat Strategis Direksi dan Komisaris yang Efektif
Description
Peran Corporate Secretary (Corsec) telah berkembang jauh melampaui fungsi administratif dan kepatuhan semata. Dalam tata kelola perusahaan modern, Corporate Secretary berperan sebagai trusted advisor bagi Direksi dan Dewan Komisaris, sekaligus menjadi penghubung strategis antara organ perusahaan, regulator, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
Di tengah meningkatnya kompleksitas regulasi, tuntutan transparansi, transformasi digital, serta ekspektasi terhadap penerapan Good Corporate Governance (GCG), Corporate Secretary dituntut mampu memberikan masukan strategis, mengantisipasi risiko tata kelola, memastikan kualitas pengambilan keputusan, dan mendukung efektivitas fungsi pengawasan Direksi maupun Komisaris.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan Corporate Secretary dalam membangun hubungan kerja yang produktif dengan Direksi dan Dewan Komisaris, memperkuat peran sebagai penasihat strategis, serta mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.
Objectives
- Memahami peran strategis Corporate Secretary dalam mendukung Direksi dan Dewan Komisaris.
- Meningkatkan kemampuan memberikan advisory yang bernilai tambah bagi pengambilan keputusan perusahaan.
- Memahami dinamika hubungan kerja antara Corporate Secretary, Direksi, dan Dewan Komisaris.
- Mengoptimalkan fungsi Corporate Secretary dalam mendukung efektivitas tata kelola perusahaan.
- Meningkatkan kemampuan komunikasi dan stakeholder management pada level strategis.
- Memahami isu-isu governance, risiko, dan kepatuhan yang relevan bagi Direksi dan Komisaris.
- Mengembangkan peran Corporate Secretary sebagai strategic governance partner.
Course outline
1. Evolusi Peran Corporate Secretary dalam Tata Kelola Modern
- Perkembangan fungsi Corporate Secretary dari administrator menjadi strategic advisor.
- Posisi Corporate Secretary dalam struktur tata kelola perusahaan.
- Ekspektasi Direksi dan Dewan Komisaris terhadap Corporate Secretary.
- Tantangan Corporate Secretary di era transformasi bisnis.
- Kompetensi Corporate Secretary masa depan.
2. Memahami Dinamika Direksi dan Dewan Komisaris
- Peran dan tanggung jawab Direksi.
- Peran dan fungsi pengawasan Dewan Komisaris.
- Hubungan kerja antara Direksi dan Komisaris.
- Potensi konflik dan tantangan tata kelola.
- Peran Corsec dalam menjaga keseimbangan governance.
3. Corporate Secretary sebagai Strategic Advisor
- Memberikan masukan strategis kepada Direksi dan Komisaris.
- Teknik menyusun briefing paper dan executive summary.
- Penyampaian isu strategis secara efektif.
- Governance advisory dalam pengambilan keputusan.
- Meningkatkan kualitas rekomendasi bagi Board.
4. Mendukung Efektivitas Board Governance
- Pengelolaan agenda strategis Direksi dan Komisaris.
- Board effectiveness dan governance maturity.
- Monitoring tindak lanjut keputusan rapat.
- Penyediaan informasi yang akurat dan tepat waktu.
- Evaluasi efektivitas rapat dan keputusan Board.
5. Komunikasi Strategis dan Stakeholder Management
- Teknik komunikasi dengan Board level executives.
- Mengelola ekspektasi Direksi dan Komisaris.
- Komunikasi dengan regulator dan pemegang saham.
- Membangun hubungan profesional yang efektif.
- Menjadi trusted advisor tanpa kehilangan independensi.
6. Governance, Risk, dan Compliance untuk Board
- Peran Corporate Secretary dalam pengawasan GRC (Governance, Risk, Compliance).
- Penyampaian informasi risiko kepada Board.
- Monitoring kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan.
- Early warning terhadap isu governance dan reputasi.
- Dukungan Corsec dalam pengambilan keputusan berbasis risiko.
7. Digital Governance dan Board Support Modern
- Pemanfaatan teknologi dalam mendukung Board governance.
- Digital board portal dan paperless meeting.
- Dashboard monitoring keputusan Direksi dan Komisaris.
- Artificial Intelligence untuk analisis governance.
- Tren masa depan fungsi Corporate Secretary.
8. Studi Kasus dan Best Practice
- Best practice hubungan Corporate Secretary dengan Board.
- Analisis kasus kegagalan tata kelola perusahaan.
- Simulasi penyusunan advisory paper untuk Direksi dan Komisaris.
- Simulasi penyampaian isu strategis kepada Board.
- Penyusunan roadmap penguatan peran Corporate Secretary sebagai strategic advisor.
Participants
- Corporate Secretary
- Corporate Governance
- Board Management
- Executive Office
- Legal
- Kepatuhan (Compliance)
- Strategic Planning
- Corporate Planning
- Investor Relations
- Stakeholder Management
- Corporate Communication
- Public Relations
- Enterprise Risk Management
- Manajemen Risiko
- Audit Internal
- Internal Control
- Regulatory Relations
- Sustainability & ESG
- Business Development
- Change Management
- Leadership Development
- Executive Leadership
- Performance Management
- Corporate Affairs
- Business Intelligence & Data Analytics
- Decision Support System (DSS)
- Corporate Services
- Project Management Office (PMO)
- Crisis Management
- Reputation Management
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)