Penerapan Audit Internal Berbasis Risiko (Risk-Based Internal Audit)
Scheduled 24 – 25 Juni 2026 Jakarta
Registration
Penerapan Audit Internal Berbasis Risiko (Risk-Based Internal Audit)

Penerapan Audit Internal Berbasis Risiko (Risk-Based Internal Audit)

24 – 25 Juni 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Description

Audit Internal Berbasis Risiko (Risk-Based Internal Audit/RBIA) merupakan pendekatan audit yang berfokus pada area, proses, dan aktivitas yang memiliki tingkat risiko tertinggi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Pendekatan ini membantu auditor internal dalam mengalokasikan sumber daya audit secara lebih efektif dengan mengutamakan risiko-risiko strategis, operasional, keuangan, kepatuhan, dan teknologi yang berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap kinerja organisasi. Melalui RBIA, fungsi audit internal tidak hanya berperan sebagai pemberi assurance, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung manajemen risiko dan tata kelola perusahaan.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, metodologi, teknik, dan implementasi Audit Internal Berbasis Risiko sesuai praktik terbaik internasional. Peserta akan mempelajari proses identifikasi dan penilaian risiko, penyusunan rencana audit berbasis risiko, pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit, hingga pemantauan tindak lanjut rekomendasi. Dengan pendekatan yang sistematis dan aplikatif, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas audit internal, memberikan nilai tambah bagi organisasi, serta mendukung pencapaian tujuan bisnis secara efektif dan berkelanjutan

Objectives

  • Memahami konsep, prinsip, kerangka kerja, dan manfaat Audit Internal Berbasis Risiko sebagai bagian integral dari sistem tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal organisasi. 
  • Mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai jenis risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan strategis, operasional, keuangan, kepatuhan, dan teknologi informasi. 
  • Menguasai metode penyusunan audit universe dan pemetaan risiko untuk menentukan prioritas area audit berdasarkan tingkat risiko dan dampaknya terhadap organisasi. 
  • Mampu menyusun perencanaan audit tahunan dan program audit yang berbasis risiko sehingga sumber daya audit dapat dialokasikan secara lebih efektif dan efisien. 
  • Meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan audit berbasis risiko, termasuk pengujian pengendalian, pengumpulan bukti audit, analisis temuan, dan evaluasi efektivitas mitigasi risiko. 
  • Memahami teknik penyusunan laporan audit yang memberikan nilai tambah melalui rekomendasi yang relevan, realistis, dan berorientasi pada perbaikan pengelolaan risiko. 
  • Mampu mengintegrasikan fungsi audit internal dengan kerangka Enterprise Risk Management (ERM) serta mendukung peningkatan tata kelola dan pengambilan keputusan organisasi.

Course outline

1. Konsep dan Kerangka Audit Internal Berbasis Risiko

  • Definisi dan tujuan Audit Internal Berbasis Risiko (RBIA) 
  • Perbedaan audit tradisional dan audit berbasis risiko 
  • Prinsip-prinsip dasar RBIA 
  • Peran audit internal dalam tata kelola organisasi 
  • Hubungan RBIA dengan manajemen risiko dan pengendalian internal 
  • Nilai tambah RBIA bagi organisasi 
  • Standar dan praktik terbaik audit internal 

2. Tata Kelola Organisasi, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Internal

  • Konsep Good Corporate Governance (GCG) 
  • Struktur tata kelola organisasi 
  • Peran dan tanggung jawab manajemen risiko 
  • Enterprise Risk Management (ERM) 
  • Risk appetite dan risk tolerance 
  • Komponen sistem pengendalian internal 
  • Keterkaitan governance, risk, dan control (GRC) 

3. Identifikasi Risiko Organisasi

  • Pengertian dan klasifikasi risiko 
  • Risiko strategis, operasional, keuangan, kepatuhan, dan TI 
  • Teknik identifikasi risiko 
  • Analisis proses bisnis dan sumber risiko 
  • Penyusunan risk register 
  • Penentuan risk owner 
  • Dokumentasi risiko organisasi 

4. Analisis dan Penilaian Risiko

  • Konsep likelihood dan impact 
  • Penilaian risiko inheren dan residual 
  • Metode pengukuran tingkat risiko 
  • Teknik risk scoring dan risk ranking 
  • Penyusunan matriks risiko 
  • Penetapan prioritas risiko 
  • Evaluasi efektivitas pengendalian yang ada 

5. Penyusunan Audit Universe dan Prioritas Audit

  • Pengertian audit universe 
  • Identifikasi seluruh objek audit 
  • Pengelompokan proses dan unit kerja 
  • Penilaian risiko pada objek audit 
  • Penentuan area prioritas audit 
  • Penyusunan peta audit berbasis risiko 
  • Penyesuaian prioritas terhadap perubahan risiko 

6. Perencanaan Audit Berbasis Risiko

  • Penyusunan audit plan berbasis risiko 
  • Penentuan tujuan dan ruang lingkup audit 
  • Penetapan risiko utama yang akan diuji 
  • Penyusunan program kerja audit 
  • Penentuan metode dan teknik audit 
  • Perencanaan sumber daya audit 
  • Penyusunan jadwal audit tahunan 

7. Pelaksanaan Audit Internal Berbasis Risiko

  • Persiapan dan kick-off audit 
  • Pengumpulan data dan informasi 
  • Teknik wawancara dan observasi 
  • Walkthrough proses bisnis 
  • Pengujian desain pengendalian 
  • Pengujian efektivitas pengendalian 
  • Dokumentasi hasil pengujian audit 

8. Pengumpulan dan Evaluasi Bukti Audit

  • Karakteristik bukti audit yang memadai 
  • Teknik pengumpulan bukti audit 
  • Analisis dokumen dan data 
  • Penggunaan sampling audit 
  • Validasi dan verifikasi informasi 
  • Evaluasi kecukupan bukti audit 
  • Penyusunan kertas kerja audit 

9. Analisis Temuan Audit Berbasis Risiko

  • Identifikasi kelemahan pengendalian 
  • Analisis akar penyebab (root cause analysis) 
  • Analisis dampak risiko terhadap organisasi 
  • Penilaian tingkat signifikansi temuan 
  • Pengelompokan temuan berdasarkan tingkat risiko 
  • Penyusunan rekomendasi berbasis risiko 
  • Prioritisasi tindakan perbaikan 

10. Penyusunan Laporan Audit

  • Struktur laporan audit berbasis risiko 
  • Penyajian risiko dan temuan utama 
  • Penyusunan kesimpulan audit 
  • Penyusunan rekomendasi yang efektif 
  • Teknik komunikasi hasil audit 
  • Penyampaian laporan kepada manajemen 
  • Pelaporan kepada komite audit dan pemangku kepentingan 

11. Monitoring dan Tindak Lanjut Audit

  • Konsep follow-up audit 
  • Pemantauan implementasi rekomendasi 
  • Verifikasi tindakan korektif 
  • Evaluasi efektivitas perbaikan 
  • Pengukuran penyelesaian temuan audit 
  • Pelaporan status tindak lanjut 
  • Pengelolaan risiko residual 

12. Integrasi Audit Internal dengan Enterprise Risk Management (ERM)

  • Peran audit internal dalam ERM 
  • Model Three Lines 
  • Evaluasi efektivitas proses manajemen risiko 
  • Assurance terhadap pengelolaan risiko 
  • Penilaian kematangan manajemen risiko 
  • Pengembangan budaya sadar risiko 
  • Peningkatan tata kelola berbasis risiko 

13. Pemanfaatan Teknologi dalam Risk-Based Internal Audit

  • Digitalisasi fungsi audit internal 
  • Penggunaan audit management system 
  • Data analytics untuk audit berbasis risiko 
  • Continuous auditing dan continuous monitoring 
  • Identifikasi fraud indicator melalui analisis data 
  • Audit risiko teknologi informasi dan keamanan siber 
  • Pemanfaatan dashboard dan pelaporan digital 

14. Studi Kasus dan Praktik Implementasi RBIA

  • Penyusunan risk register organisasi 
  • Penyusunan matriks risiko dan heat map 
  • Penentuan audit universe berbasis risiko 
  • Penyusunan risk-based audit plan 
  • Simulasi pelaksanaan audit berbasis risiko 
  • Penyusunan temuan dan rekomendasi audit 
  • Evaluasi keberhasilan implementasi RBIA dan best practices organisasi

Participants

  • Audit Internal
  • Risk Management
  • Compliance & APUPPT
  • Banking
  • Leadership Program
  • Finance
  • Perencanaan & Pengembangan
  • Information Technology
  • Corporate Secretary & Humas
  • Law

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top