Peran Strategis Corporate Secretary dalam Implementasi Good Corporate Governance (GCG) Perbankan
Scheduled 24 – 25 Juni 2026 Surabaya
Registration
Peran Strategis Corporate Secretary dalam Implementasi Good Corporate Governance (GCG) Perbankan

Peran Strategis Corporate Secretary dalam Implementasi Good Corporate Governance (GCG) Perbankan

24 – 25 Juni 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Description

Penerapan Good Corporate Governance (GCG) merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kesehatan, keberlanjutan, dan reputasi industri perbankan. Dalam pelaksanaannya, Corporate Secretary memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Direksi, Dewan Komisaris, regulator, pemegang saham, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Corporate Secretary bertanggung jawab memastikan terlaksananya prinsip-prinsip tata kelola yang baik melalui penguatan kepatuhan terhadap regulasi, keterbukaan informasi, efektivitas pengelolaan organ perusahaan, serta pengelolaan komunikasi korporasi yang transparan dan akuntabel.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran, fungsi, dan tanggung jawab Corporate Secretary dalam mendukung implementasi Good Corporate Governance di sektor perbankan. Peserta akan mempelajari regulasi tata kelola perbankan, pengelolaan rapat organ perusahaan, kepatuhan dan keterbukaan informasi, hubungan dengan regulator dan investor, manajemen risiko tata kelola, serta praktik terbaik Corporate Secretary dalam mendukung terciptanya tata kelola yang efektif, sehat, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang aplikatif, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan peran Corporate Secretary sebagai penggerak utama implementasi GCG dalam organisasi perbankan.

Objectives

  • Memahami konsep, prinsip, dan kerangka Good Corporate Governance serta peran strategis Corporate Secretary dalam mendukung implementasi tata kelola yang efektif di industri perbankan. 
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengelola kepatuhan terhadap regulasi perbankan, ketentuan regulator, dan kebijakan internal guna mendukung tata kelola yang sehat dan berkelanjutan. 
  • Menguasai teknik pengelolaan hubungan dan koordinasi antara Direksi, Dewan Komisaris, komite-komite pendukung, regulator, pemegang saham, dan pemangku kepentingan lainnya. 
  • Mampu memastikan pelaksanaan keterbukaan informasi, transparansi perusahaan, dan pengelolaan komunikasi korporasi sesuai prinsip-prinsip tata kelola yang baik. 
  • Mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko tata kelola, risiko kepatuhan, serta risiko reputasi yang berkaitan dengan fungsi Corporate Secretary. 
  • Meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan rapat, dokumentasi korporasi, pelaporan, dan administrasi tata kelola untuk mendukung efektivitas pengambilan keputusan perusahaan. 
  • Mampu menerapkan praktik terbaik Corporate Secretary dalam memperkuat budaya kepatuhan, akuntabilitas, transparansi, dan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap bank..

Course outline

1. Good Corporate Governance (GCG) dalam Industri Perbankan

  • Konsep dan tujuan Good Corporate Governance 
  • Prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran 
  • Regulasi GCG sektor perbankan 
  • Struktur tata kelola bank 
  • Peran organ tata kelola dalam bank 
  • Hubungan GCG dengan manajemen risiko 
  • Tantangan implementasi GCG perbankan 

2. Peran Strategis Corporate Secretary dalam Tata Kelola Perbankan

  • Kedudukan Corporate Secretary dalam organisasi bank 
  • Tugas, fungsi, dan tanggung jawab Corporate Secretary 
  • Corporate Secretary sebagai governance facilitator 
  • Corporate Secretary sebagai liaison officer 
  • Corporate Secretary sebagai strategic advisor 
  • Kontribusi Corporate Secretary terhadap implementasi GCG 
  • Best practices fungsi Corporate Secretary 

3. Kerangka Regulasi dan Kepatuhan Perbankan

  • Regulasi perbankan terkait Corporate Secretary 
  • Ketentuan tata kelola bank 
  • Ketentuan keterbukaan informasi 
  • Kepatuhan terhadap regulasi OJK dan otoritas terkait 
  • Monitoring perubahan regulasi 
  • Regulatory compliance management 
  • Pelaporan kepatuhan perusahaan 

4. Pengelolaan Organ Tata Kelola Perusahaan

  • Struktur dan fungsi Dewan Komisaris 
  • Struktur dan fungsi Direksi 
  • Peran komite-komite di bawah Dewan Komisaris 
  • Hubungan kerja antar organ perusahaan 
  • Dukungan Corporate Secretary terhadap organ perusahaan 
  • Pengelolaan agenda tata kelola 
  • Monitoring implementasi keputusan strategis 

5. Manajemen Rapat Direksi, Komisaris, dan Komite

  • Perencanaan rapat tahunan 
  • Penyusunan agenda rapat 
  • Penyediaan bahan rapat 
  • Teknik penyusunan risalah rapat 
  • Dokumentasi keputusan rapat 
  • Monitoring tindak lanjut hasil rapat 
  • Evaluasi efektivitas rapat 

6. Pengelolaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

  • Ketentuan dan regulasi RUPS 
  • Perencanaan dan persiapan RUPS 
  • Penyusunan dokumen RUPS 
  • Pelaksanaan RUPS 
  • Dokumentasi hasil RUPS 
  • Pelaporan hasil RUPS 
  • Tindak lanjut keputusan RUPS 

7. Transparansi dan Keterbukaan Informasi

  • Prinsip keterbukaan informasi 
  • Pengungkapan informasi material 
  • Kewajiban pelaporan perusahaan 
  • Pengelolaan informasi publik 
  • Pengendalian informasi rahasia 
  • Transparansi kepada pemegang saham dan regulator 
  • Strategi peningkatan kepercayaan publik 

8. Hubungan dengan Regulator dan Otoritas Pengawas

  • Komunikasi dengan regulator 
  • Pengelolaan pelaporan kepada regulator 
  • Koordinasi tindak lanjut hasil pemeriksaan 
  • Pengelolaan permintaan data dan informasi 
  • Monitoring kepatuhan terhadap regulator 
  • Penanganan isu regulasi 
  • Strategi membangun hubungan yang efektif dengan regulator 

9. Hubungan dengan Pemegang Saham dan Investor

  • Prinsip investor relations 
  • Komunikasi dengan pemegang saham 
  • Pengelolaan informasi investor 
  • Stakeholder engagement 
  • Penanganan pertanyaan dan masukan investor 
  • Penyampaian informasi korporasi 
  • Membangun kepercayaan investor 

10. Corporate Secretary dan Manajemen Risiko Tata Kelola

  • Risiko tata kelola perusahaan 
  • Risiko kepatuhan 
  • Risiko reputasi 
  • Risiko komunikasi korporasi 
  • Identifikasi dan penilaian risiko tata kelola 
  • Strategi mitigasi risiko tata kelola 
  • Monitoring risiko tata kelola 

11. Corporate Secretary dan Budaya Kepatuhan

  • Membangun budaya kepatuhan 
  • Sosialisasi kebijakan dan regulasi 
  • Compliance awareness program 
  • Monitoring kepatuhan internal 
  • Penguatan etika dan integritas 
  • Pencegahan pelanggaran tata kelola 
  • Evaluasi budaya kepatuhan organisasi 

12. Komunikasi Korporasi dan Stakeholder Management

  • Strategi komunikasi korporasi 
  • Komunikasi internal organisasi 
  • Komunikasi eksternal organisasi 
  • Stakeholder mapping 
  • Stakeholder engagement strategy 
  • Pengelolaan komunikasi strategis 
  • Penguatan reputasi perusahaan 

13. Manajemen Reputasi dan Krisis Korporasi

  • Konsep reputasi perusahaan 
  • Identifikasi risiko reputasi 
  • Manajemen isu strategis 
  • Crisis communication management 
  • Penanganan media saat krisis 
  • Pemulihan reputasi perusahaan 
  • Evaluasi pascakrisis 

14. Corporate Secretary dan ESG Governance

  • Konsep ESG dalam industri perbankan 
  • Peran Corporate Secretary dalam ESG 
  • Sustainability governance 
  • Sustainability reporting 
  • Transparansi informasi ESG 
  • Pengelolaan stakeholder ESG 
  • Integrasi ESG dalam tata kelola bank 

15. Digitalisasi Fungsi Corporate Secretary

  • Digital governance 
  • Digital board management 
  • Electronic meeting management 
  • Digital document management 
  • Digital disclosure management 
  • Keamanan informasi dan data perusahaan 
  • Transformasi digital fungsi Corporate Secretary 

16. Monitoring dan Evaluasi Implementasi GCG

  • Self-assessment GCG 
  • Evaluasi efektivitas tata kelola 
  • Monitoring implementasi kebijakan GCG 
  • Pengukuran indikator tata kelola 
  • Pelaporan implementasi GCG 
  • Tindak lanjut hasil evaluasi 
  • Continuous improvement tata kelola 

17. Kompetensi dan Profesionalisme Corporate Secretary

  • Governance competency 
  • Regulatory and compliance competency 
  • Communication and stakeholder management skills 
  • Risk awareness competency 
  • Strategic thinking dan business acumen 
  • Leadership dan influencing skills 
  • Pengembangan profesional berkelanjutan 

18. Best Practices Corporate Secretary dalam Mendukung GCG Perbankan

  • Best practices pengelolaan tata kelola bank 
  • Best practices keterbukaan informasi 
  • Best practices hubungan regulator dan investor 
  • Best practices pengelolaan rapat dan dokumentasi 
  • Studi kasus implementasi GCG perbankan 
  • Lessons learned dari kasus tata kelola perbankan 
  • Roadmap penguatan peran Corporate Secretary dalam mendukung Good Corporate Governance perbankan

Participants

  • Corporate Secretary & Humas
  • Banking
  • Compliance & APUPPT
  • Leadership Program
  • Risk Management
  • Law
  • Audit Internal
  • Perencanaan & Pengembangan
  • Finance
  • Human Resource Management

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top