Chief Risk Officer Development Program (CRODP)
Chief Risk Officer Development Program (CRODP)
Description
Peran Chief Risk Officer (CRO) semakin strategis dalam menghadapi kompleksitas risiko yang dihadapi industri perbankan dan jasa keuangan saat ini. Perubahan kondisi ekonomi global, perkembangan teknologi digital, ancaman keamanan siber, dinamika regulasi, risiko lingkungan dan sosial, serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan menuntut organisasi untuk memiliki pemimpin risiko yang mampu mengelola ketidakpastian secara proaktif dan terintegrasi.
Seorang CRO tidak hanya bertanggung jawab dalam memastikan efektivitas sistem manajemen risiko, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis manajemen dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis yang seimbang antara pertumbuhan, profitabilitas, dan tingkat risiko yang dapat diterima. Oleh karena itu, diperlukan kompetensi kepemimpinan, pemahaman bisnis, kemampuan analitis, serta wawasan strategis yang kuat agar fungsi manajemen risiko dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Chief Risk Officer Development Program (CRODP) dirancang untuk mempersiapkan para pimpinan risiko, calon CRO, kepala divisi risiko, serta eksekutif yang terlibat dalam tata kelola risiko agar mampu menjalankan peran strategisnya secara efektif. Program ini mengintegrasikan aspek kepemimpinan, tata kelola, strategi bisnis, manajemen risiko terintegrasi, regulasi, dan transformasi digital dalam kerangka pengembangan kompetensi CRO yang komprehensif.
Objectives
- Memahami peran strategis Chief Risk Officer dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi.
- Mengembangkan kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang selaras dengan strategi bisnis.
- Mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan berbagai jenis risiko secara terintegrasi.
- Mengintegrasikan manajemen risiko dalam proses pengambilan keputusan strategis.
- Memahami perkembangan regulasi, tata kelola, dan praktik terbaik manajemen risiko.
- Mengelola risiko yang muncul akibat transformasi digital dan inovasi teknologi.
- Memperkuat budaya risiko (risk culture) di seluruh organisasi.
- Mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengaruh strategis sebagai CRO.
- Menyusun roadmap penguatan fungsi manajemen risiko yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Course outline
1. Strategic Role of the Chief Risk Officer
- Evolusi peran CRO dalam organisasi modern.
- CRO sebagai strategic business partner.
- Hubungan antara risiko, strategi, dan kinerja.
- Ekspektasi regulator, dewan komisaris, dan pemangku kepentingan.
2. Enterprise Risk Management (ERM)
- Konsep dan kerangka ERM.
- Risk governance dan struktur organisasi risiko.
- Risk appetite dan risk tolerance.
- Integrasi ERM dengan strategi bisnis.
3. Risk Governance and Three Lines Model
- Tata kelola risiko perusahaan.
- Peran dewan komisaris, direksi, dan komite risiko.
- Three Lines Model.
- Pengawasan dan akuntabilitas risiko.
4. Strategic Risk Management
- Risiko strategis dalam industri perbankan dan jasa keuangan.
- Analisis lingkungan bisnis dan risiko strategis.
- Scenario planning dan stress testing.
- Pengambilan keputusan berbasis risiko.
5. Financial Risk Management
- Risiko kredit.
- Risiko pasar.
- Risiko likuiditas.
- Risiko suku bunga dan portofolio.
6. Operational and Non-Financial Risk Management
- Risiko operasional.
- Risiko teknologi informasi dan keamanan siber.
- Risiko fraud.
- Risiko kepatuhan dan hukum.
- Risiko reputasi.
7. Digital Risk and Emerging Risk Management
- Risiko transformasi digital.
- Risiko Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi.
- Risiko pihak ketiga dan ekosistem digital.
- Identifikasi emerging risks.
8. ESG and Sustainability Risk Management
- Risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
- Climate risk dan sustainability risk.
- Integrasi ESG ke dalam kerangka risiko perusahaan.
- Sustainable finance dan risk oversight.
9. Risk Analytics and Data-Driven Decision Making
- Data analytics untuk manajemen risiko.
- Key Risk Indicators (KRI).
- Dashboard risiko eksekutif.
- Pemanfaatan AI dan predictive analytics dalam pengelolaan risiko.
10. Building Risk Culture and Leadership
- Membangun budaya sadar risiko.
- Leadership untuk fungsi risiko.
- Komunikasi risiko kepada manajemen dan dewan.
- Mengelola perubahan dan meningkatkan keterlibatan organisasi.
11. Crisis Management and Organizational Resilience
- Manajemen krisis dan respons insiden.
- Business Continuity Management (BCM).
- Operational resilience.
- Lessons learned dan perbaikan berkelanjutan.
12. CRO Executive Workshop and Case Study
- Analisis studi kasus risiko strategis.
- Simulasi rapat komite risiko.
- Penyusunan roadmap penguatan fungsi risiko.
- Presentasi dan evaluasi strategi CRO.
Participants
- Manajemen Risiko
- Enterprise Risk Management (ERM)
- Chief Risk Officer (CRO)
- Manajemen Risiko Kredit
- Manajemen Risiko Operasional
- Manajemen Risiko Pasar
- Manajemen Risiko Likuiditas
- Manajemen Risiko Teknologi Informasi
- Direksi
- Komite Manajemen Risiko
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)