Zero Trust Security Framework untuk IT Perbankan Modern
Zero Trust Security Framework untuk IT Perbankan Modern
Description
Perbankan modern menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, termasuk serangan internal, phishing, ransomware, dan akses tidak sah ke sistem kritis. Model keamanan tradisional yang berbasis perimeter (trusted vs untrusted network) tidak lagi memadai.
Zero Trust Security Framework (ZTSF) adalah pendekatan keamanan yang berprinsip “never trust, always verify”, artinya setiap akses ke sistem atau data harus divalidasi tanpa mengandalkan lokasi atau jaringan. Implementasi Zero Trust di bank memungkinkan:
- Penguatan keamanan data nasabah dan sistem core banking.
- Kontrol akses yang granular dan berbasis konteks.
- Deteksi ancaman internal dan eksternal secara proaktif.
- Kepatuhan terhadap regulasi keamanan siber dan perlindungan data.
Objectives
- Memahami konsep dan prinsip Zero Trust Security untuk IT perbankan.
- Mengidentifikasi komponen utama Zero Trust dan arsitektur implementasinya.
- Menyusun strategi pengendalian akses dan autentikasi yang aman.
- Mengintegrasikan Zero Trust dengan sistem monitoring, threat intelligence, dan SOC.
Meningkatkan keamanan, kepatuhan, dan resilien operasional IT bank.
Course outline
A. Konsep Zero Trust Security
- Definisi dan filosofi “never trust, always verify”.
- Perbedaan dengan model keamanan tradisional berbasis perimeter.
- Manfaat Zero Trust untuk industri perbankan modern.
B. Komponen Utama Zero Trust
- Identity & Access Management (IAM): autentikasi multi-faktor, single sign-on, role-based access.
- Device Security: endpoint management, device posture check.
- Network Segmentation: mikro-segmentasi untuk membatasi akses lateral.
- Application Security: proteksi aplikasi kritis dan data sensitif.
- Continuous Monitoring & Analytics: deteksi anomali dan threat intelligence.
C. Strategi Implementasi Zero Trust di Bank
- Penilaian readiness IT dan keamanan data sebelum implementasi.
- Prioritas sistem kritis: core banking, payment gateway, digital banking.
- Integrasi Zero Trust dengan SOC, SIEM, dan monitoring real-time.
- Otomasi enforcement policy untuk akses dan aktivitas mencurigakan.
D. Pengukuran dan Evaluasi Keamanan
- KPI Zero Trust: waktu deteksi insiden, jumlah akses tidak sah, kepatuhan regulasi.
- Audit dan compliance: OJK, BI, ISO 27001, NIST.
- Continuous improvement dan adaptasi ancaman baru.
E. Studi Kasus dan Best Practices
- Contoh bank global yang berhasil mengimplementasikan Zero Trust.
- Lessons learned dari kegagalan implementasi keamanan tradisional.
- Strategi adaptasi untuk bank lokal dan digital banking.
Participants
- Information Security
- Cybersecurity
- Zero Trust Architecture
- IT Governance
- Risk Management
- Compliance
- Digital Banking
- IT / System Development
- Data Protection
- Threat Intelligence
- Strategic Planning
- Management
- Top Management / Executive
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir Gendhis Consultant
- Pick Up Participant (Yogyakarta)