Audit Operational Excellence: Meningkatkan Efisiensi dan Kepatuhan Proses Bank
Audit Operational Excellence: Meningkatkan Efisiensi dan Kepatuhan Proses Bank
Description
Industri perbankan saat ini menghadapi tekanan kompetitif yang semakin ketat, didorong oleh digitalisasi layanan, regulasi yang kompleks, dan harapan nasabah yang tinggi terhadap kecepatan serta kualitas layanan. Dalam kondisi ini, bank tidak hanya dituntut untuk menjaga kesehatan keuangan dan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga untuk mengoptimalkan efisiensi operasional agar dapat memberikan layanan yang cepat, akurat, dan konsisten. Audit internal berperan penting dalam memastikan bahwa seluruh proses operasional bank berjalan secara efisien, efektif, dan sesuai ketentuan regulasi. Namun, audit internal konvensional seringkali fokus pada kepatuhan semata, tanpa mengintegrasikan pendekatan untuk peningkatan efisiensi dan nilai tambah operasional. Konsep Operational Excellence menekankan pentingnya keseimbangan antara efisiensi proses, kualitas layanan, pengelolaan risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi, sehingga audit internal dapat memberikan rekomendasi yang tidak hanya memperbaiki kelemahan, tetapi juga mendorong inovasi dan peningkatan performa operasional.
Objectives
Memberikan pemahaman konsep Operational Excellence dalam konteks proses perbankan. Meningkatkan kemampuan auditor internal dan manajemen operasional dalam melakukan audit yang berfokus pada efisiensi dan kepatuhan. Membekali peserta dengan metode dan alat untuk mengidentifikasi risiko operasional dan inefisiensi proses. Mengembangkan keterampilan dalam menyusun rekomendasi audit yang bernilai tambah untuk perbaikan proses. Memperkuat peran audit internal dalam mendukung tata kelola yang baik, manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi bank.
Course outline
Konsep Audit Operational Excellence Pengertian Operational Excellence dan relevansinya bagi bank Hubungan antara efisiensi, kualitas layanan, dan kepatuhan Peran audit internal dalam mendukung operational excellence Kerangka Regulasi dan Kepatuhan Ketentuan OJK terkait manajemen risiko dan kepatuhan proses Prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam operasional bank Integrasi audit kepatuhan dengan audit efisiensi Manajemen Risiko Operasional Identifikasi risiko operasional pada proses bank Analisis dampak risiko terhadap kinerja dan kepatuhan Mitigasi risiko melalui perbaikan proses Perencanaan dan Pelaksanaan Audit Operational Excellence Penyusunan audit plan berbasis prioritas risiko dan inefisiensi Teknik pengumpulan data dan pengujian proses Pemantauan indikator kinerja proses (KPI, SLA, cycle time) Analisis Proses dan Identifikasi Inefisiensi Mapping proses bisnis bank Identifikasi bottleneck, redundansi, dan aktivitas non-value added Metode Lean, Six Sigma, dan continuous improvement dalam audit Pelaporan Hasil Audit dan Rekomendasi Perbaikan Penyusunan laporan audit yang efektif dan bernilai tambah Rekomendasi perbaikan proses yang realistis dan implementable Strategi follow-up dan monitoring tindak lanjut perbaikan Studi Kasus dan Simulasi Audit Analisis kasus audit operasional di bank Simulasi perbaikan proses berdasarkan temuan audit Diskusi best practices audit operational excellence
Method
Pre-test Presentation Discussion Case study Post-test
Facilities
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Certificate Souvenir 2x Coffee Break, 1x Lunch PRICE (Running dengan kuota minimal 5 peserta)