Market Conduct Supervision: Kesiapan Bank Menghadapi Audit Perlindungan Konsumen OJK
Market Conduct Supervision: Kesiapan Bank Menghadapi Audit Perlindungan Konsumen OJK
Description
Dalam konteks perbankan modern, perlindungan konsumen menjadi fokus utama regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank tidak hanya dituntut untuk menyediakan produk dan layanan yang inovatif, tetapi juga harus memastikan transparansi, keadilan, dan keamanan bagi nasabah. Audit Market Conduct atau pengawasan perilaku pasar menjadi mekanisme regulator untuk menilai kepatuhan bank terhadap prinsip perlindungan konsumen.
Market Conduct Supervision menekankan bahwa kepatuhan tidak hanya sebatas dokumen, tetapi mencakup praktik operasional sehari-hari, mulai dari penyampaian informasi produk, proses penanganan keluhan, hingga transparansi biaya dan risiko. Kegagalan dalam memenuhi standar ini dapat menimbulkan sanksi, kerugian reputasi, dan berkurangnya kepercayaan nasabah.
Objectives
- Meningkatkan pemahaman peserta tentang prinsip Market Conduct dan audit perlindungan konsumen OJK.
- Membekali peserta dengan strategi kesiapan bank menghadapi audit OJK.
- Meningkatkan kemampuan identifikasi risiko praktik pasar yang berpotensi merugikan nasabah.
- Mengajarkan prosedur monitoring, dokumentasi, dan reporting sesuai regulasi OJK.
- Mendorong penguatan budaya kepatuhan dan integritas operasional dalam bank.
- Memberikan wawasan praktis melalui studi kasus dan simulasi audit, agar peserta dapat menyiapkan mitigasi risiko dan tindakan korektif.
Course outline
1. Pengenalan Market Conduct Supervision
- Konsep Market Conduct dan perlindungan konsumen
- Regulasi OJK terkait audit dan pengawasan perilaku pasar
- Tren global dan nasional dalam perlindungan nasabah
2. Audit Perlindungan Konsumen OJK
- Tujuan, lingkup, dan metodologi audit OJK
- Dokumen dan bukti yang dinilai selama audit
- Kriteria penilaian dan indikator kepatuhan
3. Identifikasi Risiko Praktik Pasar
- Risiko informasi tidak lengkap atau menyesatkan
- Risiko penanganan keluhan dan grievance handling
- Risiko transparansi biaya dan risiko produk
4. Strategi Kesiapan Bank
- Penyusunan dokumentasi audit dan evidence collection
- Prosedur internal untuk memastikan kepatuhan
- Pelatihan internal dan simulasi audit
5. Monitoring dan Reporting
- Continuous monitoring dan self-assessment
- Reporting ke manajemen dan regulator
- Tindak lanjut dan corrective action plan
6. Integrasi Kepatuhan dalam Operasional
- Menjadikan kepatuhan bagian dari budaya organisasi
- Peran internal audit dan compliance dalam Market Conduct
- Penguatan komunikasi lintas unit untuk kepatuhan berkelanjutan
7. Studi Kasus dan Simulasi Praktis
- Analisis kasus audit OJK pada bank lokal
- Simulasi kesiapan dokumen, proses, dan wawancara audit
- Diskusi strategi mitigasi risiko dan tindakan perbaikan
Participants
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Legal
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Audit Internal
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi Customer Experience (CX)
- Divisi Marketing / Pemasaran
- Divisi Operasional
- Divisi Keuangan / Finance
- Divisi Direksi / Board of Directors
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir Gendhis Consultant
- Pick Up Participant (Yogyakarta)