Analisis Kelayakan Kredit untuk Segmen Komersial dan UMKM
Analisis Kelayakan Kredit untuk Segmen Komersial dan UMKM
Description
Segmen komersial dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan motor penggerak utama perekonomian sekaligus salah satu portofolio kredit terbesar di industri perbankan. Namun, segmen ini juga memiliki karakteristik risiko yang beragam, mulai dari keterbatasan informasi keuangan, fluktuasi arus kas, hingga ketergantungan pada kondisi pasar lokal.
Dalam praktiknya, analisis kelayakan kredit pada segmen komersial dan UMKM tidak dapat sepenuhnya mengandalkan laporan keuangan formal semata, tetapi juga memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif yang mencakup aspek kualitatif, operasional, dan karakter debitur.
Oleh karena itu, diperlukan kemampuan analis kredit untuk melakukan penilaian kelayakan kredit secara tepat, objektif, dan berbasis risiko agar penyaluran kredit tetap sehat, produktif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Objectives
- Memahami karakteristik kredit pada segmen komersial dan UMKM.
- Melakukan analisis kelayakan kredit secara komprehensif berbasis risiko.
- Mengevaluasi kemampuan bayar debitur melalui pendekatan keuangan dan non-keuangan.
- Mengidentifikasi risiko utama dalam pembiayaan UMKM dan komersial.
- Menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) secara efektif.
- Menyusun rekomendasi kredit yang tepat, objektif, dan sesuai profil risiko debitur.
- Meningkatkan kualitas portofolio kredit yang sehat dan berkelanjutan.
Course outline
A. Gambaran Umum Kredit Komersial dan UMKM
- Definisi dan segmentasi kredit komersial dan UMKM
- Peran UMKM dalam portofolio perbankan
- Karakteristik risiko segmen UMKM dan komersial
- Tantangan dalam analisis kredit segmen ini
B. Prinsip Dasar Analisis Kelayakan Kredit
- Tujuan analisis kredit
- Prinsip kehati-hatian (prudential lending)
- Pendekatan berbasis risiko dalam penilaian kredit
- Struktur proses analisis kredit
C. Analisis 5C dalam Kredit
- Character: integritas, reputasi, dan track record debitur
- Capacity: kemampuan menghasilkan arus kas
- Capital: kekuatan modal usaha
- Collateral: kualitas dan nilai agunan
- Condition: kondisi usaha, industri, dan ekonomi
D. Analisis Keuangan Debitur
- Analisis laporan keuangan sederhana (UMKM) dan lengkap (komersial)
- Analisis arus kas usaha
- Rasio keuangan utama (likuiditas, profitabilitas, leverage)
- Analisis kemampuan bayar (DSCR sederhana)
E. Analisis Kualitatif dan Operasional
- Model bisnis dan keberlanjutan usaha
- Manajemen usaha dan struktur organisasi
- Supplier, customer, dan rantai nilai bisnis
- Ketergantungan usaha terhadap faktor eksternal
F. Analisis Risiko Kredit UMKM dan Komersial
- Risiko usaha mikro vs usaha komersial
- Risiko pasar dan kompetisi lokal
- Risiko operasional dan manajemen
- Risiko ketergantungan usaha (key person risk)
G. Penilaian Agunan (Collateral Analysis)
- Jenis dan fungsi agunan
- Penilaian nilai dan likuiditas agunan
- Legalitas dan pengikatan agunan
- Margin keamanan kredit (loan to value)
H. Struktur dan Rekomendasi Kredit
- Penentuan plafon kredit yang tepat
- Jangka waktu dan skema pembayaran
- Penentuan pricing berbasis risiko
- Penyusunan rekomendasi kredit
I. Studi Kasus dan Simulasi
- Studi kasus UMKM dan kredit komersial
- Analisis kelayakan kredit dari data nyata
- Simulasi keputusan kredit
Diskusi mitigasi risiko dan perbaikan struktur kredit
Participants
- APUPPT
- AML/CFT
- Fraud Risk Management / Anti Fraud
- Kepatuhan (Compliance)
- Manajemen Risiko
- Audit Internal / SKAI
- Operasional Perbankan
- Unit Transaction Monitoring
- Unit Customer Due Diligence (CDD/KYC)
- Digital Banking
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)