Risk Appetite & Risk Governance untuk Bank Modern
Risk Appetite & Risk Governance untuk Bank Modern
Description
Dalam bank modern, manajemen risiko bukan hanya soal mengidentifikasi risiko, tetapi juga menentukan seberapa banyak risiko yang dapat diterima bank dan bagaimana risiko itu dikendalikan secara sistematis.
- Risk Appetite adalah tingkat risiko yang bersedia diambil bank untuk mencapai tujuan strategisnya, sejalan dengan profil risiko, kapasitas modal, dan strategi bisnis.
- Risk Governance adalah struktur, proses, dan budaya yang memastikan risiko diidentifikasi, dinilai, dipantau, dan dikendalikan secara efektif, termasuk integrasinya dengan GCG, kepatuhan, dan manajemen operasional.
Kedua konsep ini penting untuk menjaga stabilitas, keberlanjutan, dan daya saing bank modern.
Objectives
Setelah mempelajari topik ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami konsep Risk Appetite dan faktor yang mempengaruhinya.
- Mengetahui struktur Risk Governance dan peran masing-masing unit di bank.
- Menghubungkan Risk Appetite dengan pengambilan keputusan strategis dan operasional.
- Mampu merancang dan mengevaluasi kebijakan risiko sesuai dengan praktik perbankan modern.
Course outline
1. Konsep Risk Appetite
- Definisi dan tujuan Risk Appetite.
- Komponen Risk Appetite: profil risiko, kapasitas modal, eksposur risiko maksimum.
- Penentuan Risk Appetite: quantitative (angka, limit) dan qualitative (kebijakan, prinsip).
2. Strategi Penetapan Risk Appetite
- Kaitan dengan strategi bisnis dan tujuan jangka panjang bank.
- Alignment dengan regulasi dan standar internasional (Basel II/III).
- Monitoring dan review periodik untuk menyesuaikan dengan perubahan pasar.
3. Risk Governance
a. Struktur tata kelola risiko:
- Dewan Komisaris / Risk Committee
- Direksi / Management Risk Committee
- Risk Management Unit
- Internal Audit & Compliance
b. Prinsip tata kelola risiko: transparansi, akuntabilitas, independensi, integrasi dengan GCG.
4. Implementasi Risk Appetite & Governance di Bank Modern
- Integrasi Risk Appetite dalam pengambilan keputusan kredit, investasi, dan ekspansi.
- Mekanisme pengendalian risiko: limit, alarm, eskalasi, dan mitigasi.
- Penggunaan teknologi: risk dashboard, real-time monitoring, analytics.
5. Studi Kasus & Best Practices
- Contoh bank yang sukses mengintegrasikan Risk Appetite dengan strategi bisnis.
- Bank yang gagal karena Risk Appetite terlalu agresif atau tata kelola risiko lemah.
- Lessons learned untuk membangun budaya risiko yang sehat.
Participants
- Risk Management
- Enterprise Risk Management
- Corporate Governance
- Governance, Risk & Compliance (GRC) Division
- Credit Risk Management
- Market Risk Management
- Liquidity Risk Management
- Operational Risk Management
- Compliance
- Internal Audit
- Regulatory Affairs
- Strategic Planning
- Corporate Strategy
- Treasury
- Finance & Accounting
- Corporate Banking
- Digital Banking
- CRO Office
- Board Risk Committee
- Senior Management
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)