Mengelola Ambang Batas Aset Rp50 Triliun dan Kewajiban Rencana Kerja Spin-Off Berdasarkan POJK 12/2023
Mengelola Ambang Batas Aset Rp50 Triliun dan Kewajiban Rencana Kerja Spin-Off Berdasarkan POJK 12/2023
Description
Pelatihan ini membahas secara mendalam strategi pengelolaan pertumbuhan aset Unit Usaha Syariah (UUS) dalam kaitannya dengan kewajiban spin-off sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah. Fokus utama pelatihan adalah memahami ambang batas aset Rp50 triliun dan/atau share asset 50% terhadap induk bank yang menjadi pemicu kewajiban pemisahan UUS menjadi Bank Umum Syariah (BUS) atau pengalihan kepada BUS yang telah ada. Peserta akan mempelajari implikasi regulasi, tata kelola, strategi bisnis, kesiapan kelembagaan, serta penyusunan rencana kerja spin-off yang efektif dan terukur.
Pelatihan juga membahas langkah implementasi praktis mulai dari identifikasi trigger kewajiban spin-off, penyusunan roadmap transformasi, penguatan modal dan infrastruktur, pengelolaan risiko, hingga komunikasi kepada regulator dan stakeholder. Dengan pendekatan regulatif, strategis, dan operasional, peserta diharapkan mampu merancang kebijakan pengelolaan pertumbuhan UUS secara berkelanjutan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap POJK 12/2023 dalam rangka mendukung penguatan industri perbankan syariah nasional.
Objectives
- Memahami ketentuan POJK Nomor 12 Tahun 2023 mengenai kewajiban pemisahan UUS berdasarkan ambang batas aset Rp50 triliun dan share asset terhadap bank induk.
- Mampu mengidentifikasi indikator, trigger point, dan konsekuensi regulasi yang muncul ketika UUS mendekati batas kewajiban spin-off.
- Menguasai strategi pengelolaan pertumbuhan aset UUS agar tetap selaras dengan arah bisnis, kesiapan kelembagaan, dan ketentuan regulator.
- Memahami tata cara penyusunan rencana kerja spin-off yang mencakup aspek bisnis, operasional, hukum, SDM, teknologi informasi, dan kepatuhan syariah.
- Meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisis kesiapan modal, kualitas aset, dan kesiapan organisasi menuju pembentukan BUS baru atau pengalihan kepada BUS existing.
- Memahami mitigasi risiko dalam proses spin-off, termasuk risiko hukum, operasional, reputasi, likuiditas, dan risiko transisi layanan nasabah.
- Mampu menyusun roadmap implementasi spin-off yang realistis, terukur, dan sesuai timeline regulator untuk memastikan proses transformasi berjalan efektif
Course outline
1. Kebijakan dan Arah Penguatan Perbankan Syariah
• Transformasi industri perbankan syariah nasional
• Latar belakang penerbitan POJK 12/2023
• Keterkaitan POJK dengan UU P2SK
• Arah konsolidasi dan penguatan BUS
• Peran spin-off dalam pengembangan industri
• Strategi peningkatan skala ekonomi bank syariah
2. Ketentuan POJK 12/2023 tentang UUS
• Ruang lingkup pengaturan UUS
• Definisi pemisahan UUS
• Kriteria kewajiban spin-off
• Ketentuan aset Rp50 triliun
• Ketentuan share asset 50%
• Frasa “dan/atau” dalam kewajiban spin-off
• Tenggat waktu pengajuan izin pemisahan
• Kewajiban penyampaian rencana kerja kepada OJK
• Mekanisme pengawasan regulator
• Sanksi dan konsekuensi ketidakpatuhan
3. Ambang Batas Aset Rp50 Triliun
• Definisi perhitungan aset UUS
• Sumber data laporan publikasi keuangan
• Metodologi monitoring pertumbuhan aset
• Early warning threshold management
• Analisis tren pertumbuhan aset
• Dampak ekspansi bisnis terhadap threshold
• Strategi pengendalian laju pertumbuhan aset
• Simulasi crossing threshold Rp50 triliun
4. Strategi Pengelolaan Pertumbuhan UUS
• Strategi ekspansi pembiayaan
• Strategi penghimpunan dana pihak ketiga
• Optimalisasi portofolio bisnis syariah
• Sinkronisasi target bisnis dan regulasi
• Penguatan profitabilitas sebelum spin-off
• Pengelolaan struktur aset produktif
• Pengendalian kualitas pembiayaan
• Strategi efisiensi operasional UUS
5. Kewajiban Penyusunan Rencana Kerja Spin-Off
• Struktur rencana kerja spin-off
• Timeline implementasi spin-off
• Penetapan milestone transformasi
• Penentuan model spin-off
• Penyusunan business projection
• Analisis kelayakan bisnis BUS baru
• Penyusunan strategi pertumbuhan pasca spin-off
• Penyampaian dan persetujuan regulator
6. Model dan Skema Spin-Off
• Spin-off melalui pendirian BUS baru
• Pengalihan hak dan kewajiban kepada BUS existing
• Akuisisi BUS sebagai kendaraan spin-off
• Kelebihan dan kekurangan masing-masing model
• Strategi pemilihan model spin-off
• Implikasi hukum dan operasional
• Studi implementasi industri
7. Analisis Kesiapan Kelembagaan
• Kesiapan struktur organisasi
• Kesiapan tata kelola syariah
• Kesiapan Dewan Pengawas Syariah
• Kesiapan kebijakan internal
• Kesiapan manajemen risiko
• Kesiapan fungsi kepatuhan
• Kesiapan audit internal
• Kesiapan pengawasan terpadu
8. Kesiapan Permodalan dan Keuangan
• Analisis kebutuhan modal inti
• Strategi penguatan capital adequacy
• Struktur pendanaan spin-off
• Dampak spin-off terhadap CAR
• Analisis profitabilitas BUS baru
• Pengelolaan likuiditas pasca spin-off
• Strategi menjaga sustainability bisnis
• Simulasi proyeksi keuangan BUS
9. Pengalihan Hak dan Kewajiban Portofolio
• Mapping aset dan kewajiban
• Pengalihan pembiayaan syariah
• Pengalihan dana nasabah
• Pengalihan akad syariah
• Pengelolaan legal documentation
• Persetujuan dan komunikasi nasabah
• Pengikatan ulang jaminan
• Aspek akuntansi pengalihan
10. Pengelolaan Risiko Spin-Off
• Risiko hukum
• Risiko operasional
• Risiko kepatuhan
• Risiko reputasi
• Risiko teknologi informasi
• Risiko likuiditas
• Risiko kualitas aset
• Penyusunan mitigation plan
• Contingency plan dan recovery strategy
11. Integrasi Sistem dan Teknologi Informasi
• Pemisahan core banking system
• Migrasi data nasabah
• Pengamanan data dan cybersecurity
• Validasi data migrasi
• Integrasi reporting system
• Disaster recovery plan
• User acceptance test
• Go live management
12. Strategi SDM dan Change Management
• Pengalihan pegawai UUS
• Restrukturisasi organisasi
• Harmonisasi kebijakan SDM
• Penguatan kompetensi syariah
• Change management framework
• Strategi komunikasi internal
• Pengelolaan resistensi perubahan
• Penguatan budaya kerja BUS baru
13. Komunikasi dengan Stakeholder
• Strategi komunikasi regulator
• Komunikasi kepada nasabah
• Komunikasi investor dan pemegang saham
• Pengelolaan media dan reputasi
• Penyampaian informasi publik
• Stakeholder engagement strategy
• Penanganan isu selama transisi
• Strategi menjaga kepercayaan pasar
14. Implementasi dan Monitoring Spin-Off
• Tahapan implementasi spin-off
• Monitoring milestone proyek
• Pengawasan regulator
• Evaluasi kesiapan operasional
• Monitoring kualitas layanan
• Pengukuran keberhasilan spin-off
• Stabilitas bisnis pasca pemisahan
• Continuous improvement framework
15. Studi Kasus dan Best Practice Industri
• Studi kasus spin-off UUS di Indonesia
• Analisis implementasi POJK 12/2023
• Pembelajaran dari proyek spin-off nasional
• Strategi pengelolaan aset menjelang threshold
• Simulasi penyusunan roadmap spin-off
• Workshop penyusunan action plan
• Benchmarking model transformasi BUS
• Evaluasi tantangan dan solusi implementasi
Participants
- Banking
- Compliance & APUPPT
- Perencanaan & Pengembangan
- Risk Management
- Law
- Finance
- Leadership Program
- Corporate Secretary & Humas
- Audit Internal
- Treasury & Invesment
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)