Auditing Third-Party Risk Management guna Mengaudit Risiko Hukum dan Operasional dari Vendor serta Fintech
Auditing Third-Party Risk Management guna Mengaudit Risiko Hukum dan Operasional dari Vendor serta Fintech
Description
Transformasi digital di industri perbankan telah meningkatkan ketergantungan terhadap pihak ketiga, termasuk vendor teknologi, penyedia layanan cloud, perusahaan fintech, agen layanan digital, outsourcing, hingga mitra ekosistem keuangan lainnya. Kolaborasi ini memberikan berbagai manfaat seperti percepatan inovasi, efisiensi operasional, dan perluasan layanan kepada nasabah. Namun di sisi lain, hubungan dengan pihak ketiga juga menimbulkan berbagai risiko hukum, operasional, kepatuhan, keamanan informasi, dan risiko reputasi yang dapat berdampak signifikan terhadap bank.
Kegagalan vendor dalam memenuhi kewajiban kontraktual, kelemahan pengendalian internal, pelanggaran perlindungan data pribadi, gangguan layanan teknologi, hingga ketidakpatuhan terhadap regulasi dapat menimbulkan konsekuensi yang serius bagi bank. Oleh karena itu, fungsi audit internal perlu memiliki metodologi yang efektif untuk mengevaluasi dan mengaudit kerangka Third-Party Risk Management (TPRM) guna memastikan bahwa seluruh risiko yang berasal dari vendor dan fintech telah diidentifikasi, diukur, dimitigasi, dan dimonitor secara memadai.
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai teknik audit Third-Party Risk Management, evaluasi efektivitas pengendalian vendor, penilaian risiko hukum dan operasional, serta praktik terbaik pengawasan hubungan bank dengan pihak ketiga
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan kerangka Third-Party Risk Management (TPRM) di industri perbankan.
- Mengidentifikasi risiko hukum, operasional, teknologi, dan kepatuhan yang berasal dari vendor dan fintech.
- Menyusun pendekatan audit berbasis risiko terhadap pihak ketiga.
- Mengevaluasi efektivitas tata kelola dan pengendalian vendor management.
- Menilai kepatuhan vendor terhadap ketentuan kontrak dan regulasi.
- Mengaudit proses due diligence, monitoring, dan evaluasi vendor secara menyeluruh.
- Mengidentifikasi kelemahan pengendalian yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi bank.
- Memberikan rekomendasi perbaikan untuk memperkuat manajemen risiko pihak ketiga.
Course outline
1. Konsep Third-Party Risk Management dalam Industri Perbankan
- Definisi dan ruang lingkup TPRM
- Peran vendor dan fintech dalam operasional bank
- Risiko yang muncul dari hubungan pihak ketiga
- Regulatory expectation terhadap pengelolaan vendor
2. Tata Kelola Third-Party Risk Management
- Governance framework TPRM
- Peran direksi, manajemen, dan audit internal
- Kebijakan dan prosedur pengelolaan vendor
- Risk appetite dan vendor risk classification
3. Identifikasi Risiko Vendor dan Fintech
- Risiko hukum dan kontraktual
- Risiko operasional dan layanan
- Risiko keamanan informasi dan siber
- Risiko kepatuhan dan perlindungan data
- Risiko reputasi dan risiko pihak keempat (fourth-party risk)
4. Audit Due Diligence Vendor
- Evaluasi proses seleksi vendor
- Penilaian kesehatan keuangan vendor
- Legal due diligence dan compliance review
- Evaluasi kemampuan operasional dan teknologi
5. Audit Kontrak dan Pengelolaan Hubungan Vendor
- Pemeriksaan klausul kontrak utama
- Service Level Agreement (SLA)
- Hak audit dan akses informasi
- Business continuity dan exit strategy
- Pengelolaan perubahan kontrak
6. Audit Risiko Teknologi dan Keamanan Informasi
- Pengendalian keamanan data
- Pengelolaan akses dan kerahasiaan informasi
- Cybersecurity assessment
- Cloud service risk management
- Incident management dan breach reporting
7. Audit Monitoring dan Kinerja Vendor
- Vendor performance monitoring
- Key Risk Indicators (KRI)
- Evaluasi kepatuhan terhadap SLA
- Monitoring insiden dan pelanggaran layanan
- Continuous vendor assessment
8. Audit Kepatuhan dan Risiko Hukum
- Kepatuhan terhadap regulasi perbankan
- Kepatuhan perlindungan data pribadi
- Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT)
- Kepatuhan terhadap ketentuan outsourcing
- Mitigasi risiko litigasi dan sengketa
9. Penyusunan Program Audit Third-Party Risk Management
- Risk-based audit approach
- Audit planning dan scoping
- Teknik pengujian dan pengumpulan bukti audit
- Penyusunan temuan dan rekomendasi audit
10. Studi Kasus dan Best Practice Audit Vendor Management
- Analisis kasus kegagalan vendor dan fintech
- Evaluasi efektivitas TPRM pada bank
- Lessons learned dari insiden pihak ketiga
- Best practice pengawasan vendor dan mitra digital
Participants
- Internal Audit
- IT Audit
- Operational Audit
- Compliance
- Risk Management
- Enterprise Risk Management
- Governance, Risk & Compliance (GRC) Division
- Third Party Risk Management (TPRM) Team
- Vendor Management Team
- Procurement
- Legal Division
- Corporate Legal Division
- Contract Management Division
- Regulatory Affairs
- Information Technology
- Information Security
- Cyber Security
- Digital Banking
- Fintech Partnership Division
- Banking Operations
- Operational Risk Management
- Data Governance
- Data Privacy & Protection
- Business Continuity Management (BCM)
- Disaster Recovery Management (DRM)
- Internal Control Unit
- Audit Committee Secretariat
- Strategic Planning
- Corporate Governance
- Senior Management
- Service Provider Oversight Team
- Outsourcing Risk Management Team
- Technology Risk Management Team
- Cyber Risk Audit Team
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)