Strategi Pengembangan Supply Chain Finance dalam Layanan Perbankan
Scheduled 31 Maret – 01 April 2026 Yogyakarta
Registration
Strategi Pengembangan Supply Chain Finance dalam Layanan Perbankan

Strategi Pengembangan Supply Chain Finance dalam Layanan Perbankan

31 Maret – 01 April 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Description

Perkembangan dunia usaha yang semakin kompleks menuntut adanya sistem pembiayaan yang mampu mendukung kelancaran kegiatan bisnis, khususnya dalam pengelolaan rantai pasok (supply chain). Banyak perusahaan, terutama usaha kecil dan menengah (UKM), menghadapi tantangan dalam hal arus kas karena adanya perbedaan waktu antara pembayaran kepada pemasok dan penerimaan pembayaran dari pembeli.

Dalam konteks ini, Supply Chain Finance (SCF) menjadi salah satu solusi yang dapat ditawarkan oleh perbankan. Supply Chain Finance merupakan skema pembiayaan yang memanfaatkan hubungan bisnis antara pembeli, pemasok, dan lembaga keuangan untuk mempercepat arus kas dalam rantai pasok.

Melalui strategi pengembangan Supply Chain Finance, bank dapat memberikan dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha secara lebih efektif, meningkatkan efisiensi transaksi bisnis, serta memperkuat hubungan antara bank dan nasabah korporasi. Selain itu, layanan ini juga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi bank melalui produk pembiayaan berbasis rantai pasok.

Objectives

  • Meningkatkan kelancaran arus kas dalam rantai pasok
    Membantu perusahaan dan pemasok memperoleh pembiayaan yang lebih cepat.
  • Mendukung pertumbuhan bisnis nasabah
    Supply Chain Finance membantu perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional dan produksi.
  • Memperluas layanan pembiayaan perbankan
    Bank dapat menawarkan solusi pembiayaan yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
  • Meningkatkan hubungan jangka panjang dengan nasabah korporasi
    Kerja sama dalam supply chain menciptakan hubungan bisnis yang lebih kuat antara bank dan perusahaan.
  • Meningkatkan pendapatan bank
    Melalui pembiayaan supply chain, bank dapat memperoleh pendapatan dari margin pembiayaan dan biaya layanan

Course outline

1. Pengertian Supply Chain Finance

Supply Chain Finance adalah solusi pembiayaan yang dirancang untuk mengoptimalkan arus kas dan meningkatkan efisiensi transaksi antara pihak-pihak dalam rantai pasok, seperti pemasok, distributor, dan pembeli, dengan dukungan lembaga keuangan.

SCF memungkinkan pemasok menerima pembayaran lebih cepat, sementara pembeli tetap dapat menikmati jangka waktu pembayaran yang lebih panjang.

2. Komponen Utama dalam Supply Chain Finance

Dalam sistem Supply Chain Finance terdapat beberapa pihak yang terlibat, yaitu:

  • Pembeli (Buyer)
    Perusahaan yang membeli barang atau jasa dari pemasok.
  • Pemasok (Supplier)
    Pihak yang menyediakan barang atau jasa kepada pembeli.
  • Bank atau lembaga keuangan
    Menyediakan fasilitas pembiayaan untuk mempercepat pembayaran.
  • Platform teknologi
    Sistem digital yang menghubungkan transaksi antara pihak-pihak dalam rantai pasok.

3. Jenis Produk Supply Chain Finance

Beberapa produk SCF yang umum ditawarkan oleh bank antara lain:

  • Invoice Financing
    Pembiayaan berdasarkan tagihan yang belum dibayar oleh pembeli.
  • Reverse Factoring
    Bank membayar lebih awal kepada pemasok berdasarkan jaminan pembayaran dari pembeli.
  • Distributor Financing
    Pembiayaan bagi distributor untuk membeli produk dari perusahaan utama.
  • Purchase Order Financing
    Pembiayaan yang diberikan berdasarkan pesanan pembelian yang diterima oleh perusahaan.

4. Strategi Pengembangan Supply Chain Finance di Perbankan

Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh bank antara lain:

  • Membangun kemitraan dengan perusahaan besar
    Perusahaan besar dapat menjadi anchor dalam ekosistem supply chain.
  • Pemanfaatan teknologi digital
    Platform digital membantu mempercepat proses transaksi dan verifikasi dokumen.
  • Analisis risiko berbasis data
    Bank dapat menggunakan data transaksi untuk menilai kelayakan pembiayaan.
  • Pengembangan produk yang fleksibel
    Produk SCF harus disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri.
  • Kolaborasi dengan fintech
    Fintech dapat membantu bank dalam menyediakan platform teknologi untuk supply chain finance
  • Manfaat Supply Chain Finance

Bagi bank:

  • Meningkatkan portofolio pembiayaan.
  • Menghasilkan pendapatan tambahan dari layanan pembiayaan.
  • Memperkuat hubungan dengan nasabah korporasi.

Bagi perusahaan:

  • Memperbaiki arus kas.
  • Meningkatkan efisiensi dalam rantai pasok.
  • Mendukung kelancaran operasional bisnis.

Bagi pemasok:

  • Mendapatkan pembayaran lebih cepat.
  • Mengurangi risiko keterlambatan pembayaran.

Participants

  • Supply Chain Finance
  • Corporate Banking
  • Trade Finance
  • Risk Management
  • Finance
  • Operations
  • Product Development
  • Digital Banking
  • Compliance
  • Data Analytics
  • Strategic Planning
  • Management
  • Top Management / Executive

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top