Financial Forensic Audit: Strategi SKAI dalam Mendeteksi Fraud, Rekening Penampung (Mule Accounts), dan Aliran Dana Ilegal di Perbankan
Scheduled 10 - 11 Juni 2026 Surabaya
Registration
Financial Forensic Audit: Strategi SKAI dalam Mendeteksi Fraud, Rekening Penampung (Mule Accounts), dan Aliran Dana Ilegal di Perbankan

Financial Forensic Audit: Strategi SKAI dalam Mendeteksi Fraud, Rekening Penampung (Mule Accounts), dan Aliran Dana Ilegal di Perbankan

10 - 11 Juni 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Description

Meningkatnya digitalisasi layanan keuangan, kemudahan transaksi elektronik, serta keterhubungan sistem perbankan dengan berbagai ekosistem digital telah memberikan manfaat besar bagi industri perbankan. Namun, perkembangan tersebut juga membuka peluang munculnya berbagai modus kejahatan keuangan yang semakin kompleks, seperti fraud internal dan eksternal, pencucian uang (money laundering), pendanaan aktivitas ilegal, penggunaan rekening penampung (mule accounts), serta berbagai skema transaksi yang bertujuan menyamarkan asal-usul dana.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dituntut tidak hanya melakukan pengujian kepatuhan dan efektivitas pengendalian internal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi indikasi fraud, menelusuri pola transaksi mencurigakan, serta menganalisis aliran dana yang berpotensi terkait dengan aktivitas ilegal. Pendekatan Financial Forensic Audit menjadi salah satu instrumen penting yang memungkinkan auditor melakukan investigasi berbasis bukti, analisis transaksi keuangan, serta penelusuran hubungan antar rekening dan pihak yang terlibat.

Objectives

  • Memahami konsep, prinsip, dan ruang lingkup Financial Forensic Audit dalam industri perbankan.
  • Mengidentifikasi berbagai bentuk fraud dan kejahatan keuangan yang berkembang dalam layanan perbankan modern.
  • Memahami karakteristik dan modus operandi penggunaan rekening penampung (mule accounts) dalam tindak kejahatan keuangan.
  • Menguasai teknik penelusuran transaksi dan aliran dana untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.
  • Menganalisis indikator fraud dan pola transaksi yang berpotensi terkait pencucian uang atau aktivitas ilegal lainnya.
  • Menggunakan pendekatan berbasis data dan forensic analytics untuk mendukung proses audit investigatif.
  • Menyusun langkah-langkah audit forensik yang efektif sesuai standar audit internal dan ketentuan regulator.
  • Memberikan rekomendasi penguatan pengendalian internal guna mencegah dan memitigasi risiko fraud serta penyalahgunaan rekening.

Course outline

1. Memahami Financial Forensic Audit dalam Industri Perbankan

  • Konsep dan tujuan forensic audit. 
  • Perbedaan audit internal, audit investigatif, dan audit forensik. 
  • Peran strategis SKAI dalam pencegahan dan deteksi fraud. 
  • Tren kejahatan keuangan pada sektor perbankan. 

2. Fraud dan Kejahatan Keuangan di Perbankan

  • Jenis-jenis fraud perbankan. 
  • Fraud internal dan eksternal. 
  • Cyber-enabled fraud dan digital banking fraud. 
  • Studi kasus fraud perbankan terkini. 

3. Rekening Penampung (Mule Accounts) dan Modus Operasinya

  • Definisi dan karakteristik rekening penampung. 
  • Skema penggunaan mule accounts dalam kejahatan keuangan. 
  • Pola transaksi yang mengindikasikan rekening penampung. 
  • Teknik identifikasi dan mitigasi risiko. 

4. Analisis Aliran Dana dan Transaksi Mencurigakan

  • Dasar-dasar fund flow analysis. 
  • Transaction tracing dan transaction mapping. 
  • Analisis hubungan antar rekening dan pihak terkait. 
  • Identifikasi transaksi berisiko tinggi dan transaksi tidak wajar. 

5. Forensic Data Analytics untuk Auditor Internal

  • Pengumpulan dan validasi data audit. 
  • Data mining untuk deteksi fraud. 
  • Penggunaan analytical tools dalam audit forensik. 
  • Visualisasi jaringan transaksi dan pola hubungan rekening. 

6. Audit terhadap Risiko Pencucian Uang dan Aktivitas Ilegal

  • Indikator transaksi mencurigakan. 
  • Red flags pencucian uang dan layering. 
  • Evaluasi efektivitas pengendalian AML/CFT. 
  • Peran audit dalam mendukung kepatuhan anti pencucian uang. 

7. Teknik Investigasi dan Pengumpulan Bukti

  • Metodologi investigasi berbasis risiko. 
  • Pengumpulan, pengamanan, dan dokumentasi bukti. 
  • Teknik wawancara investigatif. 
  • Penyusunan kertas kerja audit forensik. 

8. Pelaporan Hasil Financial Forensic Audit

  • Penyusunan laporan investigatif. 
  • Penyajian temuan berbasis bukti. 
  • Penyusunan rekomendasi dan tindakan perbaikan. 
  • Komunikasi hasil audit kepada manajemen dan komite audit.

9. Studi Kasus dan Simulasi Investigasi

  • Simulasi identifikasi rekening penampung. 
  • Analisis pola transaksi fraud dan pencucian uang. 
  • Penelusuran aliran dana pada kasus kejahatan keuangan. 
  • Penyusunan laporan hasil audit forensik.

Participants

  • Audit Internal / SKAI
  • SPI (Satuan Pengawasan Intern)
  • Anti Fraud
  • Kepatuhan (Compliance)
  • APUPPT
  • Manajemen Risiko
  • Manajemen Risiko Operasional
  • Investigasi Internal
  • Forensik Keuangan
  • AML/CFT
  • Satuan Kerja Kepatuhan
  • Satuan Kerja APU PPT
  • Operasional Perbankan
  • Digital Banking
  • Teknologi Informasi
  • IT Audit
  • Keamanan Informasi
  • Pengendalian Internal
  • Quality Assurance
  • Enterprise Risk Management (ERM)
  • Komite Audit
  • Komite Manajemen Risiko
  • Direksi
  • Corporate Secretary
  • Legal / Hukum
  • Treasury
  • Kredit
  • Branch Management
  • Customer Due Diligence (CDD/KYC) Unit
  • Fraud Risk Management Unit

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top