Krisis moneter yang menimpa Indonesia sejak 1997 menyebabkan sebagian besar perusahaan di Indonesia praktis tidak mampu membayar hutangnya. Penyebabnya adalah tingkat hutang yang tinggi dalam mata uang dollar, sehingga depresiasi rupiah terhadap dollar praktis meningkatkan nilai hutang, sedangkan kemampuan membayar tidak meningkat secara proposional. Kesulitan keuangan yang dihadapi oleh perusahaan bisa bervariasi antara kesulitan likuiditas (Technical Insolvency), dimana perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan sementara waktu, sampai kesulitan solvabilitas (bangkrut), dimana kewajiban keuangan perusahaan sudah melebihi kekayaannya.
Restrukturisasi dengan 3R (Rescheduling, Restructuring, Reconditioning) dan Penyertaan Modal Sementara
Description
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case Study
- Post-test
Facility
- Training Amenities
- Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen, dll)
- Certificate
- Souvenir
- 2x Coffee Break, 1x Lunch
- Implementasi Rescheduling dan Restructuring, Kebijakan 3R untuk Penyelesaian Kredit, Manajemen Risiko dalam Reconditioning Kredit, Pendekatan 3R untuk Kredit Non-Performing, Penyelesaian Kredit dengan Modal Sementara., Penyertaan Modal Sementara dalam Restrukturisasi, Proses Reconditioning Kredit Bermasalah, Restrukturisasi Kredit dengan 3R, Strategi Rescheduling Kredit, Teknik Restructuring Utang